WB – Jakarta | Bupati Samosir, Vandiko Timotius Gultom, bergerak cepat memperkuat infrastruktur telekomunikasi di kawasan wisata Danau Toba. Didampingi Kepala Dinas Kominfo Samosir Immanuel Sitanggang, Vandiko melakukan kunjungan kerja ke Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) di Centennial Tower, Jakarta, Selasa (19/5/2026).
Kehadiran rombongan Pemkab Samosir diterima langsung Direktur Utama BAKTI Komdigi, Fadhilah Mathar, bersama Plt Direktur Infrastruktur Darien Aldiano.
Dalam pertemuan tersebut, Bupati Samosir memaparkan usulan penanganan blankspot dan gangguan sinyal telekomunikasi di 15 titik wilayah Kabupaten Samosir yang hingga kini masih mengalami keterbatasan jaringan.
Menurut Vandiko, penguatan jaringan telekomunikasi menjadi kebutuhan mendesak mengingat Kabupaten Samosir merupakan bagian dari Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Danau Toba yang setiap tahun dikunjungi jutaan wisatawan domestik maupun mancanegara.
“Sebagai kawasan strategis pariwisata nasional, Kabupaten Samosir banyak dikunjungi wisatawan. Tahun lalu jumlah kunjungan mencapai sekitar 2,4 juta orang yang tentu membutuhkan kualitas jaringan telekomunikasi yang baik. Karena itu kami berharap dukungan pemerintah pusat melalui BAKTI Komdigi untuk penanganan blankspot dan sinyal tidak stabil di Samosir,” ujar Vandiko.
Ia menegaskan, ketersediaan jaringan internet dan telekomunikasi yang stabil sangat penting tidak hanya untuk mendukung sektor pariwisata, tetapi juga pelayanan publik, pendidikan, ekonomi digital, dan penyelenggaraan berbagai event nasional maupun internasional di kawasan Danau Toba.
Menanggapi usulan tersebut, Direktur Utama BAKTI Komdigi, Fadhilah Mathar, menyambut positif langkah Pemkab Samosir dan menyatakan kesiapan mendukung percepatan penanganan wilayah blankspot di daerah itu.
“Usulan yang disampaikan kami terima dengan baik. Tim teknis Pemkab Samosir agar segera berkoordinasi dengan tim teknis BAKTI Komdigi untuk proses lebih lanjut. Kami siap mendukung penanganan blankspot ini secepatnya, apalagi Samosir sering menjadi lokasi event berskala nasional dan internasional,” ungkap Fadhilah.
Pertemuan tersebut menjadi langkah konkret Pemerintah Kabupaten Samosir dalam memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat guna meningkatkan kualitas infrastruktur digital di kawasan wisata prioritas nasional. Dukungan jaringan telekomunikasi yang lebih baik diharapkan mampu meningkatkan kenyamanan wisatawan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah berbasis digital dan pariwisata.(VLS)












