WartaBerita.co.id – Pakpak Bharat |Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor (FBT), menyerahkan bantuan sosial (bansos) kepada masyarakat Kecamatan Sitellu Tali Urang (STTU) Jehe, disertai penyerahan bibit tanaman jagung dan padi gogo bagi kelompok tani setempat. Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Rehabilitasi Sosial tahun 2025 yang digagas Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat.
Acara penyerahan yang berlangsung di Kantor Camat STTU Jehe tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah, tokoh masyarakat, dan perwakilan kelompok tani penerima bantuan. Dalam kesempatan itu, Bupati FBT menegaskan bahwa program ini bertujuan untuk memperkuat kesejahteraan sosial sekaligus mendukung ketahanan pangan di tingkat lokal.
Bansos yang disalurkan berupa sembilan bahan pokok (sembako) serta kebutuhan sandang bagi lansia dan penyandang disabilitas, sementara bibit jagung dan padi gogo diberikan kepada kelompok tani guna meningkatkan produktivitas pertanian di wilayah tersebut.
“Bantuan ini adalah wujud kepedulian pemerintah terhadap masyarakat, terutama bagi saudara-saudara kita yang lanjut usia dan penyandang disabilitas. Meski tidak besar, semoga dapat meringankan beban dan menjadi bukti bahwa pemerintah selalu hadir di tengah masyarakat,” ujar FBT.
Ia menambahkan, distribusi bibit jagung dan padi gogo merupakan langkah konkret mendukung program ketahanan pangan nasional yang diprakarsai oleh Presiden RI, Prabowo Subianto, sekaligus sejalan dengan komitmen Pemkab Pakpak Bharat dalam menciptakan kemandirian pangan daerah.
“Pemerintah berupaya agar kebutuhan pangan masyarakat dapat dipenuhi dari hasil produksi lokal. Dengan begitu, kita bisa mengurangi ketergantungan terhadap pasokan dari daerah lain,” jelas Bupati.
Lebih lanjut, FBT menyampaikan bahwa kegiatan serupa akan dilaksanakan di seluruh kecamatan di Kabupaten Pakpak Bharat dalam waktu dekat. “Kami ingin seluruh lapisan masyarakat merasakan manfaat dari program sosial dan ketahanan pangan ini. Semoga langkah kecil ini membawa perubahan besar bagi kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.
Kegiatan tersebut disambut antusias oleh masyarakat penerima bantuan yang mengaku sangat terbantu dengan perhatian pemerintah daerah, baik dalam aspek sosial maupun sektor pertanian.(Giahta Solin)












