WB – Nias Utara |Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nias Utara menggelar temu pers bersama insan media lokal sebagai upaya memperkuat transparansi publik sekaligus merespons berbagai isu yang berkembang di tengah masyarakat. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Tafaeri, Rabu (28/1/2026), dan dihadiri jajaran pimpinan daerah serta puluhan jurnalis.
Bupati Nias Utara Amizaro Waruwu memaparkan sejumlah capaian pembangunan yang telah berjalan, sekaligus rencana program ke depan. Menurutnya, forum tersebut menjadi ruang komunikasi terbuka agar masyarakat memperoleh informasi yang utuh mengenai kebijakan pemerintah daerah.
“Melalui temu pers ini, kami ingin menyampaikan capaian Pemkab Nias Utara, baik yang sudah dilaksanakan maupun yang masih dalam proses, termasuk meluruskan isu-isu yang berkembang saat ini,” ujar Amizaro.
Salah satu isu yang disorot adalah terkait pinjaman daerah di Bank Sumut senilai sekitar Rp75 miliar. Bupati menegaskan, kebijakan tersebut telah ditempuh sesuai mekanisme dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Ia juga menyebut bahwa proses pinjaman itu telah memperoleh persetujuan dari pihak terkait, termasuk Kementerian Keuangan dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Selain itu, Amizaro membantah kabar yang menyebut Pemkab Nias Utara telah menetapkan standar harga desa, termasuk besaran penghasilan dan tunjangan pemerintahan desa. “Informasi tersebut tidak benar. Hingga saat ini, belum ada penetapan standar harga desa sebagaimana yang beredar di media sosial,” tegasnya.
Temu pers tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah, staf ahli, para asisten, seluruh kepala organisasi perangkat daerah (OPD), serta insan pers di Nias Utara. Pemerintah daerah berharap sinergi dengan media dapat terus terjalin untuk menghadirkan informasi yang akurat, berimbang, dan konstruktif bagi masyarakat.(FL)












