WB – Asahan |Setelah dilakukan pencarian intensif selama tiga hari, korban tenggelam di aliran Sungai Silau, Muhammad Rizki Aslam (13), akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia oleh tim SAR gabungan, Sabtu (14/2/2026) sekitar pukul 12.13 WIB. Korban merupakan warga Jalan Jeruk, Kelurahan Kedai Ledang, Kecamatan Kisaran Timur, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Asahan, , menjelaskan bahwa jasad korban ditemukan pada radius kurang lebih 100 meter dari titik awal korban dilaporkan hanyut. Saat ditemukan, korban dalam kondisi tersangkut di tumpukan kayu di tepi sungai.
Menurutnya, korban pertama kali terlihat mengapung di aliran sungai sebelum tim yang melakukan penyisiran segera mendekat dan melakukan proses evakuasi. Setelah berhasil diangkat dari sungai, jenazah korban langsung dibawa ke rumah duka dan diserahkan kepada pihak keluarga.
“Korban ditemukan mengapung di tepi sungai dan tersangkut di tumpukan kayu. Tim langsung melakukan evakuasi dan membawa korban ke rumah duka,” ujarnya.
Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian dan pertolongan resmi dihentikan. Seluruh unsur tim SAR gabungan yang terdiri dari BPBD, relawan, dan masyarakat kemudian dikembalikan ke satuan masing-masing.
Diketahui, peristiwa tragis tersebut bermula pada Kamis (12/2/2026) sekitar pukul 16.30 WIB di aliran Sungai Silau, tepatnya di bawah rel kereta api Lingkungan IV Kelurahan Kedai Ledang, Kecamatan Kisaran Timur. Saat itu korban sedang mandi dan bermain air bersama dua orang temannya. Namun, tiba-tiba korban terlihat hanyut terbawa arus sungai dan menghilang.
Upaya pertolongan sempat dilakukan oleh teman-teman korban, tetapi derasnya arus sungai membuat korban tidak dapat diselamatkan. Kejadian tersebut kemudian dilaporkan kepada BPBD Kabupaten Asahan hingga dilakukan operasi pencarian selama tiga hari berturut-turut sebelum akhirnya korban ditemukan.(Edi)












