Tetap Berpihak pada Kaum Berketerbatasan, Pesan Bupati Dairi di Wisuda STT OI

Hadir di Wisuda STT OI, Bupati Berpesan, Tetaplah Berpihak Pada Orang Yang Memiliki Keterbatasan

WartaBerita.co.id – Dairi |Bupati Dairi, Vickner Sinaga, bersama Ketua TP PKK Kabupaten Dairi, Ny. Rita Puspita Vickner Sinaga, menghadiri Wisuda Sekolah Tinggi Teologi Oikumene Injili (STT OI) yang ke-22 untuk Prodi Sarjana Teologi, ke-20 untuk Sarjana Pendidikan Kristen, ke-9 untuk Magister Teologi, serta ke-10 untuk Magister Pendidikan Agama Kristen. Acara tersebut sekaligus dirangkai dengan Dies Natalis ke-26 yang berlangsung di Ludwig Nommensen Hall, Sitinjo, Rabu (17/9/2025).

Prosesi diawali dengan kebaktian dan orasi ilmiah yang dibawakan Rev. Stevano Fehr, M.Div. Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa momentum wisuda tidak boleh dipandang sebatas seremoni, melainkan sebagai tonggak lahirnya generasi baru yang siap memikul tanggung jawab besar, khususnya dalam bidang teologi dan pendidikan Kristen.

“Sebagai seorang pendidik, saya memahami betul tantangan membangun generasi penerus bangsa. Mengelola lembaga pendidikan bukan perkara mudah. Pesan saya, mari kita lanjutkan apa yang telah dirintis para pendahulu STT OI. Di tengah kondisi dunia yang penuh ketidakpastian, kita harus tetap berpihak kepada orang-orang yang memiliki keterbatasan melalui pendidikan,” ujar Bupati, menutup sambutannya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Plt Kadis Pendidikan Maryadi Simanjorang, Kepala Desa Sitinjo Umum Bako, Ketua Yayasan Cahaya Cinta Negeri Vera Tambunan, Ketua STT OI William Siregar, jajaran civitas akademika, para wisudawan, serta orang tua mahasiswa.

Sebagai informasi, STT OI Sidikalang telah terakreditasi oleh BAN-PT. Program S-1 Teologi mendapatkan SK BAN-PT No. 483/SK/BAN-PT/Akred/S/XII/2014, sementara Program S-1 Pendidikan Agama Kristen memperoleh SK BAN-PT No. 118/SK/BAN-PT/Akred/S/III/2015. Dengan akreditasi tersebut, STT OI memiliki kedudukan sejajar dengan perguruan tinggi swasta maupun negeri dan telah memenuhi standar pendidikan nasional.(Bernad)