Tingkatkan Pengetahuan Dan Pengalaman, Kemensetneg Adakan Visitasi Ke Mandiri University

Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) melalui Asisten Deputi Bidang Hubungan Lembaga Non Pemerintah, Deputi Bidang Hubungan Kelembagaan dan Kemasyarakatan, melakukan visitasi ke Mandiri University, Kawasan Wijayakusuma, Daan Mogot, Jakarta Barat, Senin (16/5/2023). (Dok. Humas Kemensetneg)

wartaberita.co.id – Jakarta Barat | Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) melalui Asisten Deputi Bidang Hubungan Lembaga Non Pemerintah, Deputi Bidang Hubungan Kelembagaan dan Kemasyarakatan, melakukan visitasi ke Mandiri University, Kawasan Wijayakusuma, Daan Mogot, Jakarta Barat, Senin (16/5/2023). Diikuti sekitar 20 peserta dari Kemensetneg, kegiatan sharing session bertujuan menambah pengetahuan dan pengalaman bagi para Analis Kebijakan Ahli Madya dan Ahli Muda yang telah berkarier lebih dari sepuluh tahun.

Gogor Oko Nurharyoko selaku Deputi Bidang Hubungan Kelembagaan dan Kemasyarakatan mengatakan  bahwa kegiatan visitasi dan sharing session juga dilakukan guna membangun koordinasi serta pembelajaran antarinstitusi untuk meraih kerja sama yang baik, sehingga dapat memajukan lembaga atau instusi.

“Kegiatan visitasi dan sharing session ini bertujuan sebagai suatu pembelajaran antara dua institusi yang diarahkan untuk meraih kebaikan yaitu ingin maju dengan kerja sama yang kita bina, dengan memfasilitasi koordinasi melalui korespondensi kondusif serta komunikasi interaktif,” ungkapnya.

Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) melalui Asisten Deputi Bidang Hubungan Lembaga Non Pemerintah, Deputi Bidang Hubungan Kelembagaan dan Kemasyarakatan, melakukan visitasi ke Mandiri University, Kawasan Wijayakusuma, Daan Mogot, Jakarta Barat, Senin (16/5/2023). (Dok. Humas Kemensetneg)

Sesuai arahan Menteri Sekretaris  Negara, Kemensetneg perlu melakukan transformasi digital dalam menghadapi kemajuan teknologi yang telah membawa berbagai fenomena kepada era disrupsi. Selain itu, Gogor menjelaskan bahwa transformasi digital harus didasari dua pilar, yaitu kemajuan teknologi dan inovasi. Untuk itu, perlu investasi besar yang bukan hanya berupa anggaran, melainkan tenaga ahli yang berkompeten sehingga memerlukan kerja sama seperti yang dibangun dengan pihak Mandiri.

Lebih lanjut, Gogor menambahkan bahwa tantangan di tengah kemajuan teknologi dapat diatasi dengan kolaborasi bersama banyak pihak, termasuk Bank Mandiri. Gogor juga menerangkan perlu adanya budaya berinovasi dan berkolaborasi yang harus terus ditanamkan dalam pengembangan teknologi di era disrupsi.

Rudi Asthuridha selaku Senior Vice President Corporate Secretary Group Mandiri mengungkapkan, kegiatan benchmarking Kemensetneg akan bermanfaat pula bagi pihak Mandiri, pasalnya terdapat bermacam bidang kerja yang memiliki kesamaan. Sementara, Bank Mandiri sendiri memiliki salah satu program kerja yakni kerja sama untuk meningkatkan kapabilitas melalui Memorandum of Understanding (MoU), termasuk dengan Kemensetneg.

Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) melalui Asisten Deputi Bidang Hubungan Lembaga Non Pemerintah, Deputi Bidang Hubungan Kelembagaan dan Kemasyarakatan, melakukan visitasi ke Mandiri University, Kawasan Wijayakusuma, Daan Mogot, Jakarta Barat, Senin (16/5/2023). (Dok. Humas Kemensetneg)

“Kami melakukan benchmarking kepada Kemensetneg karena mengukur dari segi pekerjaan. Namun, memang terdapat beberapa bidang kerja yang dapat meningkatkan kapabilitas melalui kerja sama yang diakukan dalam MoU,” ujarnya.

Kegiatan visitasi terbagi menjadi tiga sesi. Pertama, pengenalan lingkungan kampus yang didampingi Vice President Mandiri Corporate University, Hari Suseno. Kedua, sesi pemaparan materi mengenai satuan tugas corporate Mandiri oleh Rudi Asthuridha. Terakhir adalah pemberian materi tentang corporate culture yang disampaikan oleh Assistant Vice President HC Strategy & Talent Management Group, Jonev Revanches.

author

Author: 

Related Posts