103 Huntap Dibangun, Pemulihan Taput Dipacu

Pemkab gandeng Yayasan Tzu Chi, relokasi berbasis kajian teknis.

Keterangan : Foto bersama.(Diskominfo)

WB – Taput | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapanuli Utara mempercepat pemulihan pascabencana melalui pembangunan hunian tetap (huntap) bagi warga terdampak. Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan kerja sama antara Yayasan Buddha Tzu Chi dan tiga perusahaan pelaksana pembangunan di Aula Mini Kantor Bupati Tapanuli Utara, Selasa (6/1/2026).

Bupati Tapanuli Utara, Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, bersama Wakil Bupati Dr. Deni Lumbantoruan dan Sekretaris Daerah Drs. Henry Maraden Masista Sitompul menyaksikan langsung penandatanganan tersebut. Kerja sama ini menjadi dasar pembangunan 103 unit rumah permanen bagi masyarakat terdampak bencana.

Usai kegiatan, Bupati bersama jajaran meninjau langsung Desa Dolok Nauli, Kecamatan Adiankoting. Dalam dialog dengan warga, Bupati menjelaskan bahwa kebijakan relokasi dilakukan secara selektif dan berbasis kajian teknis.

“Relokasi hanya dilakukan jika lokasi memang tidak lagi layak huni, baik karena longsor maupun rekomendasi ahli geologi. Kita tidak ingin pembangunan dilakukan tanpa perhitungan,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya ketepatan penggunaan anggaran negara agar benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat. Pemerintah, kata dia, mengedepankan prinsip kehati-hatian dan akuntabilitas dalam setiap proses pembangunan.

Bupati menjelaskan, warga yang tidak direlokasi tetap mendapat bantuan sesuai tingkat kerusakan rumah, yakni Rp15 juta untuk rusak ringan, Rp30 juta untuk rusak sedang, dan Rp60 juta untuk rusak berat. Sementara warga yang direlokasi akan menerima rumah senilai Rp75 juta lengkap dengan lahan dan sertifikat.

Selain hunian, pemerintah juga menyiapkan fasilitas pendukung seperti air bersih, listrik, jalan lingkungan, serta perlengkapan dasar rumah tangga. Seluruh penerima bantuan dipastikan telah melalui proses verifikasi sesuai ketentuan.

Perwakilan Yayasan Buddha Tzu Chi menyatakan dukungan penuh terhadap program tersebut dan berharap pembangunan dapat berjalan lancar sehingga masyarakat segera menempati hunian baru.

Sementara itu, perwakilan masyarakat menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah, Yayasan Buddha Tzu Chi, serta pemerintah pusat atas perhatian dan bantuan yang diberikan. Ia berharap program ini dapat mempercepat pemulihan kehidupan warga terdampak bencana di Tapanuli Utara.(Bernad)