Mendaki Dari Bawah Menuju Puncak Tebing Tertinggi”Hobas jala Haposan”

WartaBerita.co.id – Humbahas | Hobas dalam artiannya” bergerak kedepan untuk memperjuangkan hak-hak masyarakat menuju kesuksesan dan kesejahteraan”.

Haposan dalam artiannya “orang yang berhati baik,jujur dan menjunjung tinggi prinsip kepedulian antar sesama”.

Kata Hobas jala Haposan inilah yang akan di bawa bapak Irwan Simamora S.H., untuk membangun Humbang Hasundutan yang lebih makmur dan sejahtera tampa membedakan agama, suku dan golongan ,dimana beliau akan ikut mencalonkan sebagai Bupati Humbahas 2025-2030.

Seperti pernyataan beliau pada pertemuan keluarga besar toga Simamora Desa Sosorgonting dan Desa Hutaraja pada tanggal 2 Juni 2024 mengatakan bahwa dirinya mencalonkan karena panggilan dari lubuk hati yang dalam, serta saya sudah sangat siap membangun Humbang Hasundutan untuk mensejahterakan masyarakat Humbang Hasundutan tanpa ada bisikan dari luar.

Dan sudah layak kita masyarakat Humbahas mendoakan dan mendukung beliau agar menang di pilkada bulan November nanti, supaya pembangunan bisa merata di Humbang Hasundutan ini.
Semoga apa yang dicita-citakan bapak Irwan Simamora S.H., bisa terkabul dan membawa perubahan untuk Humbang Hasundutan yang lebih maju.

Di dunia politik sekarang sudah sangat sulit mencari sosok pemimpin berjiwa baik,jujur dan punya prinsip mensejahterakan masyarakat umum tampa membeda-bedakan agama suku maupun golongan,terutama di kota kecil seperti Humbang Hasundutan ini.

Diawal-awal pemekaran Humbang Hasundutan dari Tapanuli Utara membawa angin segar bagi masyarakat Humbahas menuju kesuksesan dan kesejahteraan yang merata, hal itu bisa kita rasakan di bawah pemerintahan Makdin Sihombing selama 10 tahun, dimana pembangunan hampir merata di seluruh wilayah Humbahas.

Setelah pergantian pemimpin dari Makdin Sihombing ke Dosmar Banjarnahor malah jadi merosot dan pembangunan tidak berjalan dengan baik.

Selama pemerintahan Dosmar Banjarnahor situasi atau suhu politik di Humbahas sangat panas dan menjadi buah perbincangan hangat di kalangan masyarakat umum.

Dan yang paling viral di akhir jabatan beliau ini memindahkan seorang ibu guru sampai dengan ke tempat yang sangat jauh dari keluarga hanya gara-gara suaminya mengkritik kinerja Bupati, Dosmar Banjarnahor.

Oleh sebab itu masyarakat harus pintar memilih pemimpin untuk 5 tahun kedepan supaya jangan terperosok kelubang yang sama. Dan mari kita pilih pemimpin yang punya prinsip HOBAS JALA HAPOSAN.(Tim)