WartaBerita.co.id – Medan| Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution menegaskan dukungannya terhadap percepatan implementasi proyek Bus Rapid Transit (BRT) Mebidang, yang akan melayani kawasan metropolitan Medan, Binjai, dan Deliserdang. Ia berharap proyek strategis nasional tersebut segera terealisasi agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Hal itu disampaikan Gubernur Bobby saat menerima kunjungan Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, Irjen Pol (Purn) Aan Suhanan, di Aula Tengku Rizal Nurdin, Jalan Sudirman No. 41, Medan, Kamis (16/10/2025).
“Pemerintah Provinsi Sumatera Utara siap mendukung dan menyukseskan program yang diberikan pemerintah pusat. Dari informasi yang saya terima, hanya Sumut dan Jawa Barat yang mendapat program BRT ini. Karena itu, saya minta agar pelaksanaannya dipercepat supaya masyarakat segera merasakan manfaatnya,” ujar Bobby.
BRT Mebidang dirancang sebagai sistem transportasi publik perkotaan modern, terintegrasi, dan ramah lingkungan, dengan dua koridor utama: Terminal Amplas–Stasiun Lubukpakam serta Kota Binjai–Pusat Pasar Medan. Proyek ini akan dilayani oleh 31 armada bus, termasuk sebagian besar bus listrik.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan Sumut, Muttaqien Hasrimy, menjelaskan bahwa Pemprov Sumut telah menyiapkan berbagai aspek pendukung, mulai dari lahan, perizinan konstruksi, hingga kelembagaan pengelolaan BRT.
“Kami sudah menyiapkan lahan di Binjai seluas 1,2 hektare dan berkoordinasi dengan pemerintah kota setempat. Infrastruktur dasar seperti jalan dan penerangan juga sudah tersedia,” jelas Muttaqien.
Ia menambahkan, pemerintah daerah berharap Kementerian Perhubungan dapat membantu dalam pengadaan armada bus, khususnya 50 persen di antaranya berbasis listrik.
“Penggunaan bus listrik akan sangat membantu efisiensi dan mendukung upaya pengurangan emisi di Sumatera Utara,” tambahnya.
Sementara itu, Dirjen Perhubungan Darat Irjen Pol (P) Aan Suhanan menyampaikan apresiasinya atas komitmen kuat Pemprov Sumut dalam mendukung realisasi BRT Mebidang. Ia memastikan progres proyek terus berjalan sesuai rencana, dan saat ini sudah memasuki tahap lelang pembangunan fisik.
“Kami berharap akhir tahun 2025 proyek ini bisa mulai ground breaking. Target penyelesaiannya pada 2027, dengan 15 rute Terminal Amplas–Stasiun Lubukpakam dan 16 rute Kota Binjai–Pusat Pasar Medan,” ungkap Aan.
Turut hadir dalam pertemuan tersebut Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdaprovsu Effendy Pohan, Kadis Kominfo Sumut Erwin Hotmansah Harahap, Karo Hukum Aprilla Haslantini Siregar, Karo Pemerintahan dan Otonomi Daerah Ade Sofianita, serta jajaran dari Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub.
Dengan dukungan lintas sektor antara pemerintah pusat dan daerah, BRT Mebidang diharapkan menjadi tonggak baru sistem transportasi publik modern di Sumatera Utara, menghadirkan layanan yang efisien, berkelanjutan, dan nyaman bagi masyarakat.(Barto)












