Kapolsek Kota Kisaran Tutup Usia Saat Bertugas

Iptu Syamsul Bahri Diduga Alami Serangan Jantung Usai Keluhkan Sesak Napas.

WB – Asahan | Duka menyelimuti jajaran Polres Asahan. Kapolsek Kota Kisaran, Iptu Syamsul Bahri (43), meninggal dunia pada Selasa (3/2/2026) sekitar pukul 09.30 WIB setelah sebelumnya mengalami sesak napas dan sempat mendapatkan penanganan medis di Rumah Sakit Wira Husada Kisaran.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, almarhum awalnya mengeluhkan sesak napas sebelum akhirnya dibawa ke rumah sakit sekitar pukul 08.30 WIB. Saat tiba di Instalasi Gawat Darurat, kondisi Iptu Syamsul sempat memburuk dan mengalami kejang selama kurang lebih lima menit. Tim medis telah melakukan tindakan resusitasi jantung paru (RJP) serta pemberian obat henti jantung, namun upaya tersebut tidak membuahkan hasil.

Staf Humas Polres Asahan, Aipda Laila Eka Sari, menyampaikan bahwa dokter yang bertugas di IGD menyatakan Iptu Syamsul Bahri meninggal dunia sekitar pukul 09.30 WIB dan diduga disebabkan oleh penyakit jantung.

“Awalnya almarhum mengeluhkan sesak napas, kemudian dibawa ke RS Wira Husada. Tindakan medis sudah dilakukan, namun pasien tidak memberikan respons. Dokter menyatakan beliau meninggal dunia diduga karena gangguan jantung,” ujar Aipda Laila.

Ia menambahkan, semasa bertugas sebagai Kapolsek Kota Kisaran, almarhum dikenal memiliki kinerja yang baik, berkepribadian tenang, serta mudah bergaul dengan rekan kerja maupun masyarakat.

Rencananya, jenazah akan dimakamkan di kampung halaman orang tua almarhum, yakni Desa Serbelawan, Kecamatan Dolok Batunanggar, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara. Iptu Syamsul Bahri meninggalkan seorang istri dan dua orang anak.

Kepergian perwira muda tersebut meninggalkan duka mendalam bagi keluarga besar Polres Asahan dan masyarakat yang mengenalnya sebagai sosok humanis dan berdedikasi dalam menjalankan tugas.(Edi)