WB – Dairi | Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025 di Kabupaten Dairi memasuki tahapan pemandangan umum fraksi. Dalam rapat paripurna DPRD Dairi, Selasa (14/7/2026), empat fraksi menyampaikan sejumlah catatan strategis kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dairi, mulai dari sektor kesehatan, pendidikan hingga realisasi visi pembangunan daerah.
Rapat paripurna dipimpin Ketua DPRD Dairi Sabam Sibarani didampingi Wakil Ketua II DPRD Dairi Wanseptember Situmorang dan dihadiri para anggota dewan. Dari pihak eksekutif, Bupati Dairi Vickner Sinaga hadir bersama Sekretaris Daerah Surung Charles Bantjin, staf ahli bupati, para asisten, serta pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD).
Empat fraksi yang menyampaikan pandangan umum masing-masing diwakili Fitrianto Berampu dari Fraksi PDI Perjuangan, Juangga Silaban dari Fraksi Partai NasDem, Erick Sanjaya Simbolon dari Fraksi Bersatu, dan Halim Lumbanbatu dari Fraksi Demokrat.
Dalam penyampaiannya, Fitrianto Berampu menaruh perhatian terhadap pelayanan kesehatan, khususnya pelaksanaan program BPJS Kesehatan. Ia meminta pemerintah daerah menghadirkan pihak BPJS pada agenda penyampaian nota jawaban agar DPRD memperoleh data yang akurat mengenai jumlah masyarakat yang telah terlayani.
“Kami berharap pihak BPJS hadir untuk menjelaskan data peserta yang ditanggung sehingga DPRD memperoleh gambaran yang utuh dan akurat,” ujarnya.
Selain itu, Fraksi PDI Perjuangan juga mengingatkan pentingnya pengawasan terhadap pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Menurut Fitrianto, dana tersebut harus dimanfaatkan sepenuhnya untuk mendukung peningkatan mutu pendidikan dan tidak disalahgunakan untuk kepentingan lain.
Sementara itu, perwakilan Fraksi Partai NasDem dan Fraksi Demokrat menyerahkan dokumen pemandangan umum langsung kepada pimpinan sidang tanpa membacakannya secara lisan.
Berbeda dengan fraksi lainnya, Fraksi Bersatu melalui Erick Sanjaya Simbolon menekankan pentingnya realisasi visi dan misi kepala daerah yang telah disampaikan saat Pilkada. Menurutnya, masyarakat menaruh harapan besar terhadap berbagai program pembangunan yang telah dijanjikan pemerintah daerah.
“Kami optimistis komitmen Bupati untuk membangun Kabupaten Dairi dapat diwujudkan melalui program-program yang menyentuh kebutuhan masyarakat,” katanya.
Menutup rapat paripurna, Ketua DPRD Dairi Sabam Sibarani menyampaikan bahwa pembahasan Ranperda akan berlanjut dengan agenda penyampaian Nota Jawaban Bupati Dairi atas pemandangan umum fraksi-fraksi DPRD yang dijadwalkan berlangsung pada Rabu (15/7/2026) pukul 14.00 WIB.
Tahapan pembahasan tersebut diharapkan mampu menghasilkan kebijakan anggaran yang lebih akuntabel, responsif terhadap kebutuhan masyarakat, serta memperkuat sinergi antara legislatif dan eksekutif dalam mendukung pembangunan Kabupaten Dairi.(Bernad)












