Kepala Badan Karantina Pertanian Republik Indonesia, Ir. Bambang, MM. (Dok. Istimewa)
Post Views:218
Kepala Badan Karantina Pertanian Republik Indonesia, Ir. Bambang, MM. (Dok. Istimewa)
www.wartaberita.co.id – Medan | Puluhan ibu-ibu dari Kecamatan Medan Johor berbondong-bondong mengunjungi Pasar Tani Murah di pameran Pusat Karantina Pertanian Belawan di Medan. Harga yang ditawarkan jelas lebih rendah dari harga pasar.
Adapun harga yang ditawarkan yaitu beras ukuran 5 kg seharga Rp 40 ribu, minyak 1,8 liter seharga Rp 20 ribu, gula Rp 11.500, Sirup Kurnia Rp 20 ribu per botol, kacang tanah impor Rp 30 ribu per paket, bawang merah Rp 7000 per kg, dan lainnya.
“Ini beli beras 3 goni yang 5 kg. Lumayan yang 5 kg cuma 40 ribu, beli di luar harganya mau Rp 70 ribu,” ungkap warga, Marlika Nababan.
Selain Marlika, ternyata ada warga lain yakni Firda yang berburu kebutuhan Idul Fitri. Dia juga membeli 6 bungkus kacang tanah kupas dari Pasar Tani.
“Beli 6 bungkus untuk masak kacang buat Lebaran. Disini murah harganya lumayan daripada beli di pasar, besar-besar lagi disini kacangnya,” kata Firda.
Sementara itu, Bambang, Kepala Badan Karantina Pertanian yang juga memantau pasar pedesaan, mengatakan harga bahan pokok di Sumut dikendalikan agar stabil dan tidak ada lonjakan.
Namun diakui Bambang, biasanya harga beras cukup tinggi di awal Ramadan karena belum musim panen. Namun, dia mengklaim harga beras pra-makan akan mulai turun di sentra-sentra produksi seiring berjalannya musim panen.
“Ketersediaan pangan di Sumut cukup dan terpenuhi. Hanya beras yang belum panen pada saat awal Ramadan tapi sekarang ini panen, harga juga cenderung menurun. Tapi komoditas yang biasa naik seperti cabe, bawang, ayam, telur tahun ini tahun ini tidak ada kenaikan,” kata Bambang.
Sementara itu, Kepala Karantina Pertanian Belawan Lenny Hartati mengatakan bahwa Pasar Tani juga mengundang mitra yang telah bekerjasama dengan Karantina Pertanian Belawan.
Di antaranya ada Bulog, Musim Mas, UMKM Syifa Hidroponik, dan UMKM Keloria yang menjual olahan sayuran menjadi berbagai produk menarik seperti Kangkung Arsik maupun, Rendang Kangkung, dan sirup daun telang yang dijual mulai dari harga Rp 20 ribuan.
“Adanya Pasar Tani ini sebagai gambaran bahwa ketersediaan stok bahan-bahan pokok yang beredar di masyarakat sangat mencukupi dengan harga yang relatif stabil,” ucap Lenny.