WB – Samosir | Pemerintah Kabupaten Samosir (Pemkab Samosir) melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) bersama Polres Samosir, Samsat Pangururan dan Jasa Raharja menggelar operasi gabungan kepatuhan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) di Simpang Empat HKBP Bolon Pangururan, Rabu (7/10/2026).
Kegiatan yang berlangsung selama 7–8 Oktober 2026 tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesadaran masyarakat dalam memenuhi kewajiban perpajakan. Operasi juga merupakan tindak lanjut Perjanjian Kerja Sama antara Pemerintah Kabupaten Samosir dan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara mengenai optimalisasi pemungutan pajak serta sinergi pemungutan opsen.
Kepala Bapenda Kabupaten Samosir Besron Sitanggang mengatakan kegiatan tersebut menunjukkan sinergi lintas instansi dalam mendorong kepatuhan wajib pajak, khususnya pemilik kendaraan bermotor.
“Melalui kegiatan ini kita melaksanakan sinergitas dan kolaborasi antarinstansi, yakni Bapenda Kabupaten Samosir bersama Satuan Lalu Lintas Polres Samosir, Samsat Pangururan dan Jasa Raharja, untuk mengimbau sekaligus mengedukasi masyarakat agar taat dalam memenuhi kewajiban perpajakannya, khususnya Pajak Kendaraan Bermotor,” ujar Besron.
Tak Sekadar Penindakan
Besron menegaskan operasi gabungan tersebut tidak semata-mata berorientasi pada penindakan terhadap pelanggaran administrasi kendaraan. Pendekatan edukatif dan persuasif menjadi bagian penting dalam pelaksanaannya.
Menurutnya, operasi tersebut juga menjadi sarana pelayanan langsung atau jemput bola, sehingga masyarakat dapat memperoleh informasi sekaligus kemudahan dalam memenuhi kewajiban pajaknya.
“Operasi ini bukan semata-mata bertujuan melakukan penindakan, tetapi merupakan operasi simpatik yang lebih mengedepankan edukasi dan pelayanan kepada masyarakat. Ini juga menjadi bagian dari strategi jemput bola, sehingga masyarakat dapat memperoleh kemudahan dalam memenuhi kewajiban perpajakannya,” jelasnya.
Ia menambahkan, peningkatan kepatuhan pembayaran PKB memiliki kaitan dengan optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Penerimaan pajak pada akhirnya menjadi salah satu sumber pembiayaan pembangunan dan pelayanan publik.
“Pajak yang dibayarkan masyarakat pada akhirnya akan kembali kepada masyarakat dalam bentuk pembangunan dan pelayanan publik. Karena itu, kami mengajak seluruh masyarakat untuk membayar pajak kendaraan bermotor tepat waktu,” katanya.
Kasatlantas Polres Samosir AKP Robertus Gultom turut menyampaikan dukungan terhadap pelaksanaan operasi gabungan tersebut. Menurutnya, kolaborasi antarlembaga diperlukan untuk mendorong tertib administrasi kendaraan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai kewajiban perpajakan.
Pemkab Samosir bersama instansi terkait berharap kegiatan tersebut dapat memperkuat kedekatan pelayanan pemerintah dengan masyarakat. Edukasi, pendekatan persuasif dan pelayanan langsung diharapkan mampu meningkatkan kesadaran wajib pajak secara berkelanjutan.
Pemerintah Kabupaten Samosir juga mengingatkan masyarakat agar tidak menunggu adanya operasi gabungan untuk membayar PKB. Kepatuhan membayar pajak tepat waktu dinilai sebagai bentuk partisipasi masyarakat dalam mendukung pembangunan dan keberlanjutan pelayanan publik di Kabupaten Samosir.(VLS)












