Bupati Dairi Respons Tuntutan Aksi Pemuda dan Mahasiswa

Bupati Dairi Temui Pengunjuk Rasa, Terima 3 Poin Tuntutan

WartaBerita.co.id – Dairi | Bupati Dairi, Vickner Sinaga, didampingi Wakil Bupati Wahyu Daniel Sagala dan Sekretaris Daerah Charles Bantjin, langsung menemui massa aksi dari Aliansi Pemuda dan Mahasiswa Dairi yang menamakan diri “Dairi Darurat Kesehatan Sosial” di depan Kantor Bupati Dairi, Selasa (2/9/2025).

Aksi tersebut merupakan gabungan dari berbagai organisasi kepemudaan dan mahasiswa, antara lain HMI, PMII, GMNI, IPNU, dan BKPRMI. Mereka menyuarakan sejumlah tuntutan, mulai dari penertiban tempat hiburan malam, pemberantasan narkoba, hingga desakan adanya komitmen bersama membangun tata kelola pemerintahan yang bersih.

Bupati Vickner menegaskan hanya akan menindaklanjuti aspirasi yang menjadi kewenangan pemerintah kabupaten. Dari berbagai aspirasi yang disampaikan, massa aksi merumuskan tiga tuntutan pokok yang diterima langsung oleh Bupati, yakni:

  1. Penertiban tempat hiburan malam ilegal yang dinilai menjadi pintu masuk penyebaran narkoba dan sumber penyakit sosial masyarakat.
  2. Pemberantasan narkoba secara serius, termasuk mengusut jaringan besar serta menindak oknum aparat yang diduga terlibat.
  3. Komitmen bersama untuk perubahan, dengan membuka ruang dialog antara pemerintah, DPRD, pemuda, mahasiswa, dan masyarakat dalam memperjuangkan keadilan, pemerataan pembangunan, serta tata kelola pemerintahan yang berpihak pada rakyat.

Menanggapi tuntutan tersebut, Bupati Vickner menegaskan keseriusan pemerintah daerah.

“Kalau hiburan malam tidak punya izin, akan kita tutup. Untuk pemberantasan narkoba, saya bersama Kapolres Dairi siap memberantas jaringan peredaran. Dan untuk poin ketiga, mari kita berjuang bersama demi masyarakat,” ucapnya.

Aksi ini turut dihadiri Kapolres Dairi AKBP Otniel Siahaan, Dandim 0206 Letkol Czi Nanang Sudarwanto, Ketua TP PKK Ny. Rita Puspita Vickner Sinaga, Kadisparbudpora Rahmat Syah Munthe, Kepala DPMPTSPTK Budianta Pinem, serta Kasatpol PP Horas Pardede. Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama sebagai bentuk komitmen kebersamaan.(Bernad/Ril)