Bupati Taput Buka Konfercab XIII GMKI Tarutung: Ajang Belajar, Bukan Pertarungan

Bupati Tapanuli Utara, Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, S.Si., M.Si., menghadiri Konferensi Studi Lokal (KSL) dan Konferensi Cabang (Konfercab) XIII GMKI Tarutung, 26–28 September 2025 di Sopo Partungkoan dan Menara Pandang Salib Kasih, Tarutung

WartaBerita.co.id – Taput |Konferensi Cabang (Konfercab) XIII dan Konferensi Studi Lokal (KSL) Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Tarutung resmi dibuka pada Jumat (26/9/2025) di Sopo Partungkoan, Tarutung. Bupati Tapanuli Utara, Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, S.Si., M.Si., hadir langsung sekaligus membuka kegiatan yang akan berlangsung hingga 28 September 2025.

Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan rasa syukur dapat hadir di tengah-tengah kader GMKI. Ia menegaskan bahwa forum ini seharusnya menjadi sarana pembelajaran, bukan arena pertarungan.
“Terima kasih bisa bertemu dengan adik-adik GMKI. Kami percaya wadah ini akan menjadi ajang belajar dan berdinamika. Semoga Konfercab XIII berjalan lancar dan membawa manfaat,” ucapnya.

Lebih jauh, Bupati juga berharap GMKI mampu berperan sebagai mitra kritis pemerintah daerah. “Saya ingin GMKI tidak hanya sebatas wadah kaderisasi, tetapi juga memberi kontribusi nyata, bahkan sesekali menjadi bagian dari kontrol sosial untuk pembangunan Tapanuli Utara,” tegasnya.

Kapolres Taput, AKBP Ernis Sitinjak, yang turut memberikan sambutan menekankan pentingnya ketertiban dan keamanan selama kegiatan berlangsung. “Kami siap berkoordinasi untuk pengamanan. Harapan kami, keputusan yang dihasilkan nanti dapat diterima dengan baik dan pengurus baru yang terpilih bisa dihargai semua pihak,” katanya.

Sementara itu, Ketua DPRD Taput, Rudi Nababan, menggarisbawahi bahwa dinamika konferensi harus mampu melahirkan ide-ide konstruktif. “GMKI Tarutung sebelumnya telah berdialog dengan DPRD. Kami menaruh harapan besar agar gagasan dari para kader dapat memberi sumbangsih bagi kemajuan Tapanuli Utara,” ujarnya.

Pembukaan Konfercab XIII ditandai dengan pemukulan gong oleh Bupati Hutabarat. Setelah itu, kegiatan berlanjut dengan sesi Konferensi Studi Lokal yang menghadirkan Bupati dan Ketua DPRD sebagai narasumber, mengusung tema “Menghidupi Kebudayaan Menjadi Spirit Menuju Tapanuli Utara Maju.”(Barto)