Diduga Ada Pungli di Zona Integritas Kemenagsu, LPIB Sumut Desak Polisi Bertindak

Puluhan Mahasiswa Gelar Aksi di Depan Mapolda Sumut, Tuding Kegiatan Hanya Akal-akalan Panitia.

WartaBerita.co.id – Medan | Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Lembaga Peduli Ikhlas Beramal Sumatera Utara (LPIB Sumut) menggelar aksi demonstrasi di depan Mapolda Sumut, Jalan Sisingamangaraja, Medan, Rabu (27/8/2025). Mereka mendesak Kapolda Sumut melalui Direktorat Kriminal Khusus untuk segera memanggil serta memeriksa panitia kegiatan dan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Sumatera Utara (Kakanwil Kemenagsu) terkait dugaan pungutan liar (pungli).

Aksi protes ini dipicu oleh kegiatan bertajuk Pendampingan Zona Integritas Kanwil Kemenagsu Tahun 2025 yang digelar di Hotel Grand Antares Medan pada 5–7 Agustus lalu. Menurut LPIB Sumut, kegiatan tersebut diduga hanya dijadikan modus mencari keuntungan pribadi dengan membebankan biaya registrasi Rp1,9 juta kepada setiap peserta. Dari total 120 peserta, pungutan itu ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Sekretaris LPIB Sumut, Toni Sahputra, menilai kegiatan tersebut tidak mendukung kebijakan pemerintah dalam efisiensi anggaran. Ia menegaskan bahwa pelaksanaan secara tatap muka dinilai tidak mendesak, mengingat sejumlah agenda penting pemerintah sebelumnya dapat dilakukan secara daring.

“Kami menduga kegiatan ini hanya dijadikan kedok pungli. Pertama, biaya registrasinya sangat tinggi untuk acara tiga hari. Kedua, terkesan dipaksakan. Banyak kegiatan nasional, termasuk pelantikan PPPK dan CPNS bulan lalu, bisa dilakukan secara online,” tegas Toni di hadapan wartawan.

Lebih lanjut, LPIB Sumut meminta agar Tipikor Dirkrimsus Poldasu segera memeriksa Ketua Panitia yang disebut berasal dari Katim Ortala dan FKUB Kanwil Kemenagsu, termasuk Kakanwil Kemenagsu sendiri.

Sebelum mengakhiri aksinya, LPIB Sumut menegaskan akan terus mengawal kasus dugaan pungli tersebut hingga aparat penegak hukum menuntaskan penyelidikan dan menemukan titik terang.(*)