WB – Asahan |Kebakaran hebat melanda kawasan permukiman sekaligus pertokoan di Desa Pulau Rakyat Pekan, Dusun IV, Kecamatan Pulau Rakyat, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, Sabtu (14/2/2026) sekitar pukul 17.30 WIB. Peristiwa tersebut mengakibatkan lima unit rumah toko (ruko) berkonstruksi papan hangus terbakar dalam waktu singkat.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, api dengan cepat membesar karena sebagian bangunan terbuat dari material mudah terbakar. Warga sekitar sempat berupaya memadamkan api secara manual sebelum petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi.
Kepala Seksi Penanggulangan Kebakaran Satpol PP Kabupaten Asahan, Arif Afdani, membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan bahwa pihaknya segera menurunkan personel setelah menerima laporan dari masyarakat.
“Benar, telah terjadi kebakaran ruko di Pulau Rakyat Pekan. Petugas langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan pemadaman dan pengamanan area,” ujar Arif.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, kebakaran diduga dipicu korsleting listrik. Dugaan tersebut diperkuat oleh keterangan salah seorang warga bernama Agustina yang pertama kali mengetahui munculnya api.
Menurut keterangan saksi, sumber api terlihat berasal dari sebuah toko kacamata yang berada di sebelah tokonya. Menyadari bahaya yang semakin membesar, Agustina segera menghubungi Babinsa setempat yang kemudian meneruskan laporan ke Pos Pemadam Kebakaran UPT Rahuning.
Petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Asahan mengerahkan dua unit mobil pemadam untuk mengendalikan kobaran api. Setelah berjibaku selama beberapa waktu, api akhirnya berhasil dipadamkan sehingga tidak merambat ke bangunan lain di sekitar lokasi.
Akibat kejadian tersebut, seluruh isi bangunan, termasuk sejumlah rumah yang difungsikan sebagai kedai dan toko usaha warga, dilaporkan ludes terbakar. Tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian material ditaksir mencapai sekitar Rp250 juta.
Pihak berwenang mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap instalasi listrik di rumah maupun tempat usaha guna mencegah kejadian serupa terulang kembali. Penyelidikan lebih lanjut masih dilakukan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran.(Edi)












