DPRD Nias Utara Janji Tindaklanjuti Aspirasi Granat

DPRD Nias Utara Siap Memperjuangkan Serta Menindaklanjuti Pernyataan Sikap Granat

WartaBerita.co.id – Nias Utara|DPRD Nias Utara siap memperjuangkan serta menindaklanjuti pernyataan sikap Granat (Gerakan Rakyat Nias Utara) yang menyuarakan keresahan masyarakat terkait sejumlah persoalan daerah. Aspirasi tersebut disampaikan Granat saat beraudiensi dengan DPRD Nias Utara, Kamis (2/10/2025), usai melakukan pertemuan dengan Pemkab Nias Utara.

Kedatangan Granat di Gedung DPRD Nias Utara diterima langsung oleh Ketua DPRD, Ya’aman Telaumbanua, didampingi beberapa anggota dewan, yakni Suardin Nazara, Ta’efori Zalukhu, dan Karianus Zega. Hadir pula Kepala Dinas Ketenagakerjaan, Koperasi dan UKM Nias Utara serta sejumlah pegawai sekretariat DPRD.

Granat Sampaikan 10 Tuntutan

Dalam pertemuan tersebut, perwakilan Granat, Darianus Lahagu, membacakan 10 poin tuntutan yang terangkum dalam pernyataan sikap. Beberapa di antaranya terkait kelangkaan gas elpiji 3 kg, percepatan pembangunan RS Tafaeri, transparansi pengadaan mobil dinas 2025, pencopotan PNS rangkap jabatan, hingga monitoring sejumlah proyek yang dinilai terbengkalai seperti pasar bertingkat Lahewa dan septic tank komunal.

Selain itu, Granat juga mendesak DPRD untuk membentuk panitia khusus (pansus) guna mengatasi persoalan air bersih, serta meminta Inspektorat melakukan audit transparansi anggaran termasuk program Afulu Pro 2025.

Respons DPRD Nias Utara

Menanggapi hal itu, Ketua DPRD Nias Utara Ya’aman Telaumbanua menyampaikan apresiasi atas kepedulian masyarakat melalui Granat. Ia menegaskan lembaganya akan segera menindaklanjuti berbagai aspirasi yang disampaikan.

“Kami segera menjadwalkan rapat kerja dengan Pemkab Nias Utara dan pihak terkait. Bahkan, untuk masalah gas elpiji, DPRD akan memanggil langsung pihak Pertamina agar ada solusi nyata,” tegas Ya’aman.

Komitmen Percepatan Solusi

Selain itu, DPRD juga berkomitmen melakukan monitoring langsung ke lapangan terkait sejumlah proyek pembangunan yang dinilai berjalan lamban. Pihaknya akan mendesak rekanan mempercepat pengerjaan mengingat tahun anggaran hampir berakhir.

“Kami akan turun langsung untuk memastikan proyek bisa dirampungkan tepat waktu, dan untuk persoalan air bersih (SAB), kami juga mendesak Pemkab segera mencari solusi agar masyarakat bisa segera merasakan manfaatnya,” tambahnya.

Dengan adanya komitmen DPRD Nias Utara ini, diharapkan keresahan masyarakat yang diwakili Granat dapat segera terjawab, serta pembangunan daerah berjalan lebih transparan dan tepat sasaran.(FL)