Dua Remaja Hanyut di Sungai Silau, Satu Korban Ditemukan Tewas

Tim SAR Gabungan Sisir Sungai, Satu Korban Masih Dalam Pencarian.

Keterangan foto : Petugas BPBD Asahan dan tim SAR gabungan menemukan satu korban anak hayut dalam keadaan meninggal dunia, pada Kamis (26/3/2026).(Dok : Ist)

WB – Asahan | Peristiwa tragis menimpa dua remaja yang dilaporkan hanyut di aliran Sungai Silau, tepatnya di Lingkungan I Kelurahan Kisaran Naga, Kecamatan Kota Kisaran, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, Kamis (26/3/2026) sore.

Kedua korban yang masih berusia 13 dan 14 tahun diduga terseret arus sungai saat mandi bersama teman-temannya di lokasi kejadian. Insiden bermula ketika salah satu korban lebih dulu hanyut, kemudian rekannya mencoba menolong, namun justru ikut terseret arus deras hingga keduanya tenggelam.

Mendapat laporan tersebut, tim gabungan langsung dikerahkan untuk melakukan pencarian. Personel dari BPBD Asahan, BPBD Provinsi Sumatera Utara, Basarnas Pos Tanjung Balai, Polres Asahan, Brimob, TNI, serta warga setempat turut terlibat dalam operasi pencarian.

Upaya pencarian dilanjutkan pada hari kedua, Jumat (27/3/2026), sejak pagi dengan menyisir aliran sungai menggunakan perahu karet. Tim melakukan pencarian dari titik awal kejadian hingga radius sekitar empat kilometer ke arah hilir.

Hasilnya, satu korban bernama Bram Pasaribu (13) ditemukan pada sore hari dalam kondisi meninggal dunia, sekitar satu kilometer dari lokasi awal kejadian. Korban kemudian dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga.

Sementara itu, satu korban lainnya, Prabu Batara Dwipangga Siregar, hingga kini masih dalam proses pencarian oleh tim SAR gabungan.

Pihak BPBD mengimbau masyarakat, khususnya anak-anak dan remaja, agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di sekitar sungai, terutama pada kondisi arus yang tidak stabil, guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.(Edi)