WB- Asahan | Aksi penembakan menggemparkan area perkebunan kelapa sawit PT BSP Tbk Terusan Tengah Divisi 2 Kuala Piasa Estate, Kecamatan Tinggi Raja, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, Senin (18/5/2026) sekitar pukul 18.10 WIB. Dua personel satuan pengamanan (satpam) perusahaan menjadi korban saat menjalankan patroli rutin di kawasan perkebunan tersebut.
Kedua korban diketahui berinisial AN (53) dan WG (44). Peristiwa berdarah itu kini tengah ditangani Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Asahan.
Dept Head External Affair & Public Relation PT BSP Tbk, Yudha Andriko, SH, membenarkan insiden tersebut. Ia menjelaskan, penembakan terjadi ketika para petugas keamanan perusahaan melakukan patroli rutin di area kebun Terusan Tengah Divisi 2 Kuala Piasa Estate.
“Benar, saat ini kasusnya sedang ditangani Unit Reskrim Polres Asahan,” ujar Yudha, Senin malam.
Menurutnya, saat tim patroli mendekati lokasi tertentu di area perkebunan, mereka dihadang sekelompok warga penggarap yang berada di sekitar kebun. Tanpa banyak peringatan, pelaku disebut langsung melepaskan tembakan ke arah petugas keamanan.
Akibat serangan tersebut, korban AN mengalami luka tembak di bagian kepala, sedangkan WG tertembak di bagian betis kaki kanan. Situasi semakin mencekam ketika sejumlah orang lain yang diduga berada dalam kelompok yang sama ikut melakukan penyerangan dan melepaskan tembakan ke arah tim patroli.
Dalam kondisi panik dan terluka, para korban bersama rekan-rekannya berupaya menyelamatkan diri dengan berlari menuju pos keamanan perusahaan. Kedua korban kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Katarina guna mendapatkan penanganan medis intensif.
Pihak perusahaan menduga aksi penembakan berkaitan dengan kelompok warga penggarap yang selama ini beroperasi di kawasan tersebut. Yudha menyebut, sebelum insiden terjadi, tim keamanan perusahaan kerap mendapat intimidasi saat melakukan patroli.
“Pelaku sering membawa senapan angin, mengusir, bahkan mengintimidasi tim security yang sedang patroli di lapangan,” ungkapnya.
Saat ini aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan guna mengungkap identitas pelaku dan motif penyerangan. Polisi juga terus mengumpulkan keterangan saksi serta mendalami kemungkinan keterlibatan kelompok tertentu dalam aksi kekerasan tersebut.(Edi)












