WartaBerita.co.id – Asahan |Pemerintah Kabupaten Asahan bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menegaskan komitmennya menjaga ruang demokrasi tetap hidup dan sehat. Hak masyarakat, khususnya mahasiswa, untuk menyampaikan pendapat di muka umum dinyatakan sebagai bagian dari konstitusi yang harus dihormati serta dijalankan secara damai, tertib, dan bertanggung jawab, Senin (1/9/2025).
Komitmen itu terlihat saat Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., didampingi Wakil Bupati serta unsur Forkopimda—Ketua DPRD Kabupaten Asahan, Dandim 0208/Asahan, dan Kapolres Asahan—menerima langsung aspirasi mahasiswa kelompok Cipayung Plus di Gedung DPRD Asahan. Aksi berlangsung kondusif dengan orasi bergantian, lalu dilanjutkan dialog terbuka. Sebagai simbol kesetaraan, Forkopimda duduk sejajar dengan mahasiswa untuk mendengarkan gagasan dan tuntutan mereka.
Bupati Asahan menegaskan penyampaian kritik adalah bagian penting dari demokrasi. “Mahasiswa dan masyarakat berhak memberi masukan kepada pemerintah maupun DPRD. Setiap aspirasi akan menjadi bahan evaluasi dan penyempurnaan kebijakan agar lebih sesuai dengan kebutuhan rakyat,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Asahan, Efi Irwansyah Pane, MKM, menyatakan DPRD siap menampung kritik sebagai bentuk tanggung jawab publik. Kapolres Asahan, AKBP Revi Nurvelani, turut mengapresiasi tertibnya aksi mahasiswa dan mengingatkan pentingnya menjaga keamanan agar penyampaian pendapat benar-benar memberi manfaat.
Forkopimda menilai sikap dewasa mahasiswa dalam berdemo secara damai patut diapresiasi. Ke depan, ruang dialog akan terus dibuka bagi seluruh elemen masyarakat demi terciptanya Asahan yang Maju, Religius, Sejahtera, dan Berkelanjutan.
Menutup pertemuan, Forkopimda bersama mahasiswa menyerukan pentingnya menjaga persatuan dan kondusivitas daerah. Dengan semangat kebersamaan, setiap aspirasi diyakini mampu menjadi energi positif bagi pembangunan serta kesejahteraan masyarakat Asahan.(Edi)












