Haornas ke-43 di Samosir, 96 Atlet dan Pelatih Terima Tali Asih

Pemkab Samosir dorong olahraga menjadi budaya masyarakat sekaligus memperkuat pembinaan atlet berprestasi.

Keterangan : Wakil Bupati Samosir, Ariston Tua Sidauruk.(Dok/Ist)

WB – Samosir | Semangat membangun masyarakat aktif dan bugar mewarnai peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) ke-43 Tahun 2026 di Kabupaten Samosir. Pemerintah Kabupaten Samosir menggelar upacara di Tanah Lapang Pangururan, Kamis (17/9/2026), dengan Wakil Bupati Samosir Ariston Tua Sidauruk bertindak sebagai inspektur upacara.

Dalam kegiatan tersebut, Pemkab Samosir memberikan penghargaan berupa tali asih kepada 76 atlet dan 20 pelatih berprestasi. Para penerima dinilai telah berkontribusi mengharumkan nama Kabupaten Samosir melalui berbagai kompetisi olahraga di tingkat daerah, provinsi, hingga internasional.

Wakil Bupati Ariston Tua Sidauruk menyampaikan apresiasi kepada para atlet, pelatih, dan seluruh insan olahraga yang telah menjalani proses pembinaan serta perjuangan panjang untuk meraih prestasi.

“Pemerintah Kabupaten Samosir tentu memberikan apresiasi kepada atlet dan pelatih yang sudah mengharumkan nama daerah. Tali asih ini merupakan bentuk perhatian pemerintah dan mudah-mudahan dapat menjadi motivasi untuk terus berprestasi,” ujar Ariston.

Menurutnya, capaian prestasi olahraga tidak terlepas dari kerja keras, kedisiplinan, dan pembinaan yang berkelanjutan. Karena itu, penghargaan yang diberikan diharapkan dapat mendorong atlet dan pelatih untuk terus mengembangkan kemampuan.

Ariston juga menekankan bahwa pembangunan olahraga tidak hanya berorientasi pada perolehan medali, tetapi turut mendorong terbentuknya budaya hidup sehat di tengah masyarakat.

“Olahraga harus kita dorong menjadi budaya di tengah masyarakat. Masyarakat yang aktif berolahraga akan lebih sehat dan bugar. Dari budaya olahraga inilah nantinya akan lahir atlet-atlet berprestasi,” katanya.

Ia mengajak masyarakat, terutama generasi muda, menjadikan aktivitas olahraga sebagai bagian dari rutinitas sehari-hari sesuai kemampuan masing-masing.

Sementara itu, dalam sambutan tertulis Menteri Pemuda dan Olahraga yang dibacakan Wakil Bupati Samosir, olahraga ditegaskan sebagai investasi jangka panjang bagi bangsa, bukan sekadar pembiayaan kegiatan.

“Olahraga adalah investasi bangsa, bukan biaya,” demikian pesan Menpora.

Investasi olahraga dinilai berperan dalam membentuk karakter disiplin, tangguh, sportif, dan memiliki daya juang. Selain itu, aktivitas fisik secara rutin juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesehatan, produktivitas, dan kualitas hidup masyarakat.

Mengusung tema “Menuju Masyarakat Aktif dan Bugar”, Haornas 2026 diarahkan menjadi gerakan bersama yang terintegrasi dengan agenda pembangunan. Pemerintah daerah didorong menyediakan ruang publik dan fasilitas olahraga yang mudah diakses, aman, terjangkau, serta inklusif.

Pengembangan budaya olahraga diharapkan berlangsung di berbagai lingkungan, mulai dari sekolah, tempat kerja, desa dan kelurahan, ruang publik, hingga keluarga. Keberhasilan program tidak hanya diukur melalui jumlah kegiatan olahraga, tetapi juga dari perubahan perilaku masyarakat dalam menjaga kebugaran.

Upacara Haornas tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda Samosir, staf ahli bupati, para asisten, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), serta pelaku olahraga dari berbagai cabang.

Melalui peringatan Haornas ke-43, Pemkab Samosir menegaskan komitmen memperluas partisipasi olahraga masyarakat sekaligus memperkuat pembinaan prestasi atlet. Penghargaan kepada atlet dan pelatih menjadi bagian dari upaya memberikan dukungan bagi perkembangan ekosistem olahraga di Kabupaten Samosir.(VLS)