WB – Asahan |Sebuah mobil Toyota Innova warna hitam mengalami kerusakan parah setelah ditabrak kereta api di perlintasan KM 156 Jalan Merpati, Gambir Baru, Kecamatan Kisaran Timur, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, Sabtu (4/4/2026) sekitar pukul 12.53 WIB.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Pengemudi mobil, Anes Gultom (56), warga Kisaran Timur, berhasil menyelamatkan diri dengan keluar dari kendaraan sesaat sebelum kereta api yang melaju dari arah Tanjungbalai menuju Medan menghantam mobilnya.
Kepala regu Polsuska, Tri Rohmad, menjelaskan bahwa sebelum kejadian, kendaraan datang dari arah Rawang menuju Kisaran. Namun saat melintasi rel, mesin mobil tiba-tiba mati.
Pengemudi sempat berupaya mendorong kendaraan keluar dari jalur, tetapi karena kereta sudah terlalu dekat, tabrakan tak dapat dihindari.
“Peristiwa berlangsung sangat cepat. Mesin mobil mendadak mati tepat di atas rel. Pengemudi sempat mendorong mobil, namun kereta sudah dekat sehingga tabrakan tidak bisa dielakkan. Saat kejadian, korban seorang diri di dalam mobil,” ujar Tri.
Ia juga menyebutkan adanya dugaan penyebab mesin kendaraan mati mendadak saat berada di atas rel, yakni pengaruh medan magnet dan arus listrik dari rel kereta yang terbuat dari baja.
Rel dinilai mampu menghantarkan listrik dan menyimpan magnet akibat gesekan terus-menerus, yang berpotensi memengaruhi sistem kelistrikan kendaraan, termasuk dinamo starter.
Meski demikian, penjelasan tersebut masih bersifat dugaan dan sering menjadi perbincangan di masyarakat. Para pengemudi diimbau tetap waspada dan tidak memaksakan diri melintasi rel, terutama saat sinyal atau palang pintu sudah menunjukkan kereta akan melintas.
Dalam kondisi darurat saat kendaraan mogok di perlintasan, pengemudi disarankan segera keluar dan menjauh dari lokasi untuk menghindari risiko fatal. Selain itu, penting untuk selalu mengutamakan keselamatan dengan memberi prioritas kepada kereta api yang akan melintas.
Saat ini, kendaraan yang terlibat kecelakaan telah diamankan ke pos polisi Simpang Katarina guna keperluan penyelidikan lebih lanjut.












