
Wartaberita.co.id – Sukabumi | Kepala Badan SAR Nasional (Basarnas) Marsekal Madya TNI Kuswanto bersama tim Basarnas melakukan pemantauan langsung kondisi terkini pasca-banjir bandang di Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (5/12/2024). Melalui pemantauan udara, tim dapat mengamati dengan jelas dampak bencana yang melanda kawasan tersebut, termasuk sawah yang terendam dan kerusakan yang disebabkan oleh meluapnya sungai.
Banjir bandang yang terjadi di wilayah Cibalingbing, Pelabuhan Ratu, Sukabumi, diduga disebabkan oleh jebolnya tanggul yang mengakibatkan meluapnya sungai dan merendam hektaran sawah. Kondisi yang sama juga terlihat di Kecamatan Sagaranten, di mana sejumlah perkebunan dan area persawahan masih terendam banjir.
Dalam pemantauan udara tersebut, Marsekal Madya TNI Kusworo dan tim Basarnas mengidentifikasi area yang terdampak parah dan memastikan kebutuhan akan penanganan darurat. Setelah melakukan pemantauan dari udara, tim Basarnas mengadakan rapat internal untuk merumuskan langkah-langkah selanjutnya dalam menangani daerah yang terimbas banjir bandang, guna memberikan bantuan yang dibutuhkan masyarakat setempat.
Banjir bandang yang melanda Sukabumi ini mengharuskan penanganan segera untuk mengurangi dampak lebih lanjut, terutama dalam membantu warga yang terdampak. Basarnas siap untuk terus melakukan koordinasi dengan pihak terkait guna memaksimalkan penanganan bencana di daerah tersebut. (*)












