MTQ ke-57 Kecamatan Meranti Resmi Ditutup, Desa Meranti Raih Juara Umum

Camat Resmanto Tambunan apresiasi kebersamaan masyarakat, 160 peserta tampil dalam ajang religi dan seni qasidah selama dua hari.

WB – Asahan |Perhelatan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-57 sekaligus Festival Seni Qasidah tingkat Kecamatan Meranti resmi ditutup oleh Camat Meranti, Resmanto Tambunan, pada Sabtu malam (14/2/2026). Kegiatan keagamaan yang berlangsung selama dua hari tersebut berakhir dalam suasana penuh kebersamaan, semangat religius, serta antusiasme masyarakat dari berbagai desa.

Acara penutupan dihadiri sejumlah unsur Forkopimcam dan tokoh masyarakat, di antaranya Kaposian Meranti, Danramil 18 Meranti, para kepala desa se-Kecamatan Meranti, Ketua LAMR Kecamatan Meranti, kepala UPT, Ketua TP PKK Kecamatan Meranti, tokoh agama, tokoh pemuda, organisasi kepemudaan, organisasi kemasyarakatan, serta undangan lainnya yang turut memeriahkan kegiatan tersebut.

Dalam sambutannya, Camat Meranti Resmanto Tambunan menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasi kepada seluruh panitia dan masyarakat yang telah berpartisipasi sehingga MTQ dan Festival Qasidah dapat terlaksana dengan baik dan lancar.

Ia menilai keberhasilan penyelenggaraan kegiatan ini tidak terlepas dari kerja sama seluruh elemen masyarakat yang bahu-membahu mempersiapkan acara sejak awal hingga penutupan. Menurutnya, MTQ bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi juga sarana mempererat ukhuwah Islamiyah serta menanamkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sosial.

“Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras menyukseskan kegiatan ini. Semoga apa yang kita lakukan menjadi amal ibadah dan membawa keberkahan bagi masyarakat Kecamatan Meranti,” ujar Resmanto.

Pada kesempatan tersebut, ia juga memberikan motivasi kepada para kafilah agar terus meningkatkan kemampuan dan tidak cepat berpuas diri. Para peserta diharapkan dapat mempersiapkan diri menghadapi MTQ tingkat Kabupaten Asahan yang dijadwalkan berlangsung di Kecamatan Kisaran Barat pada Maret mendatang.

Resmanto turut mengingatkan bahwa esensi MTQ bukan hanya soal meraih kemenangan, melainkan bagaimana nilai-nilai Al-Qur’an dapat diamalkan dalam kehidupan sehari-hari serta menjadi pedoman moral bagi generasi muda.

Kegiatan yang digelar sejak 13 hingga 14 Februari 2026 ini diikuti sebanyak 160 peserta yang berasal dari enam desa di wilayah Kecamatan Meranti. Berdasarkan hasil penilaian dewan hakim, Desa Meranti berhasil keluar sebagai juara umum dengan perolehan nilai tertinggi, yakni 425 poin.

Penutupan MTQ ke-57 dan Festival Seni Qasidah tersebut diakhiri dengan penyerahan trofi kepada para pemenang serta harapan agar kegiatan serupa terus menjadi agenda rutin dalam membina generasi Qurani di tingkat kecamatan.(Edi)