Operasi Patuh Toba 2026 Dimulai, Polres Humbahas Sasar Peningkatan Disiplin Pengendara

Berlangsung selama 14 hari, operasi mengedepankan edukasi dan pendekatan humanis serta penegakan hukum selektif untuk menekan pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas.

Keterangan : Foto bersama.(Ist)
WB – Humbahas | Polres Humbang Hasundutan (Polres Humbahas) menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Toba 2026 di Lapangan Apel Mapolres Humbahas, Senin (26/10/2026). Kegiatan tersebut menjadi penanda dimulainya operasi kepolisian yang bertujuan meningkatkan ketertiban, keamanan, dan keselamatan masyarakat dalam berlalu lintas. Apel dipimpin Kapolres Humbahas AKBP Adi Nugroho, S.H., S.I.K., dengan mengusung tema “Polisi Bersama Masyarakat Mewujudkan Lalu Lintas yang Tertib, Aman dan Berkeselamatan”. Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan turut hadir melalui Sekretaris Daerah Christison R. Marbun yang mewakili Bupati Dr. Oloan P. Nababan, S.H., M.H. Hadir pula Staf Ahli Bupati Eliapzan Sihotang, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sabar H. Purba, Kalak BPBD Bernard Simamora, Kadis Sosial Rambe M. Manalu, Kasatpol PP Andi S. Sihombing, Direktur RSUD dr. Tiar L. Sihombing, perwakilan Kejaksaan Negeri Humbahas, para pejabat utama Polres Humbahas, Kapolsek jajaran, serta undangan lainnya. Dalam amanat Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol. Sonny Irawan, S.I.K., M.H., yang dibacakan Kapolres Humbahas, ditegaskan bahwa Operasi Patuh Toba 2026 diarahkan untuk meningkatkan kesadaran, kepatuhan, dan kedisiplinan masyarakat dalam berlalu lintas. Operasi ini juga bertujuan menekan angka pelanggaran serta kecelakaan lalu lintas melalui langkah-langkah yang profesional dan humanis. Pendekatan yang dikedepankan meliputi edukasi, penyampaian imbauan, serta penegakan hukum secara selektif sesuai ketentuan. Kapolres Humbahas AKBP Adi Nugroho mengajak masyarakat Kabupaten Humbang Hasundutan menjadikan tertib berlalu lintas sebagai budaya dalam kehidupan sehari-hari. Pengendara diingatkan untuk mematuhi peraturan, melengkapi persyaratan dan perlengkapan berkendara, serta selalu mengutamakan keselamatan di jalan. Menurutnya, keberhasilan operasi tidak semata-mata diukur dari banyaknya pelanggaran yang ditindak, tetapi juga dari meningkatnya kesadaran dan kepatuhan masyarakat serta menurunnya angka kecelakaan lalu lintas. Operasi Patuh Toba 2026 dilaksanakan selama 14 hari, terhitung mulai 26 Oktober hingga 8 November 2026. Selama pelaksanaan operasi, seluruh personel diinstruksikan melakukan deteksi dini dan pemetaan terhadap titik-titik rawan pelanggaran, kecelakaan, maupun kemacetan. Pemetaan tersebut diharapkan membuat pelaksanaan operasi lebih terarah dan tepat sasaran, sekaligus memberikan dampak nyata bagi peningkatan keselamatan seluruh pengguna jalan di wilayah Kabupaten Humbang Hasundutan.(Bernad)