Pasar Sumbul Senilai Rp 5,3 M Terkesan Mubajir

WartaBerita.co.id – Dairi | Pasar Sumbul Senilai Rp 5,3 M Terkesan Mubajir. Pasar Sumbul yang terletak di Kecamatan Sumbul, Kabupaten Dairi bernilai Rp 5,3 Miliar lebih dinilai terkesan mubajir. Pasalnya, sejak dioperasikan Maret 2022 lalu lapak yang berada di dalam gedung tersebut masih jarang digunakan pedagang.

Petak lapak yang terbuat dari semen dan lapisan keramik tersebut berukuran tidak sampai dua meter. Semisal penjual bahan sembako menggelar dagangan, tidak mampu menampung isi bahan atau barang dagangan.

Ketika sejumlah awak media turun ke lokasi, pada Rabu (4/7/2023), di seputaran area lokasi penjualan ikan hidup, tidak terlihat bak. Seolah kurang perencanaan, kontruksi bernilai miliaran rupiah itu tidak memikirkan kebutuhan pedagang khusus memerlukan kebutuhan pasar basah.

Menurut salah seorang warga yang tidak ingin namanya dituliskan menyebut, akibat keberadaan lapak tersebut, pedagang ikan hidup masih menggunakan lapak lama di bagian belakan bangunan baru.

Bahkan sebahagian besar pedagang, demi menjaga konsumen atau pelanggan, masih menempati lapak lama yang terbuat dari kayu. Meski demikian, retribusi masih tetap dilakukan dan mengutip biaya kebersihan Rp 4000 – 8000/ setiap kali pasar yang berlangsung satu kali dalam sepekan.

Keterangan Foto : Tampak asbes sudah rusak di salah satu gedung Pasar Sumbul . (Dok : Warta Berita)

Sejumlah kontruksi, berupa asbes di bagian kamar mandi atau toilet umum juga telah rusak. Sementara di bagian lain ruangan, terlihat dua batang pipa air galvanis tergeletak di lantai.

Sementara itu, Kadis Perindag, Koperasi dan UMKM Kabupaten Dairi, Iwan Taruna Berutu, melalui Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek saat kegiatan berlangsung, Marulak Situmorang, kepada M24 mengakui, tidak tahu menahu soal pemanfaatan lokasi pasar.
Diakuinya, proyek yang didanai APBN tersebut tidak selesai tepat waktu dan banyak masalah sewaktu penyelesaian pekerjaan. (BS)