WB – Medan |Proses pencalonan Kepala Lingkungan (Kepling) di Kecamatan Medan Johor menuai sorotan. Sejumlah calon Kepling di Kelurahan Titi Kuning, Pangkalan Mansyur, Gedung Johor, dan Kwala Bekala mengungkapkan adanya dugaan kejanggalan dalam tahapan seleksi dan verifikasi administrasi.
Dugaan paling kuat mengarah ke Kelurahan Titi Kuning. Beberapa calon Kepling mengaku resah dengan informasi adanya permintaan setoran berkisar Rp10 juta hingga Rp15 juta agar dapat diloloskan dalam proses pemilihan. Praktik tersebut diduga dilakukan oleh oknum lurah dengan mengandalkan pihak tertentu yang disebut-sebut memiliki kedekatan dengan Wali Kota Medan dan berinisial “R”.
Tak hanya itu, tekanan dari oknum anggota dewan juga disebut kerap dijadikan alat legitimasi dalam proses pemilihan Kepling. Kondisi serupa turut dirasakan calon Kepling di Kelurahan Pangkalan Mansyur, Gedung Johor, dan Kwala Bekala, yang mengaku keberatan dengan besarnya biaya tidak resmi tersebut.
Selain dugaan setoran, permainan dalam proses pengumpulan Kartu Keluarga (KK) warga juga menjadi sorotan. Sejumlah calon disebut tidak memenuhi persyaratan administrasi, namun tetap dinyatakan lolos oleh tim verifikasi kelurahan. Hal ini memunculkan dugaan manipulasi data dalam tahapan seleksi.
Pengamat kebijakan publik, Rizaldi Gultom, SH, menilai persoalan ini serius dan berpotensi merusak kepercayaan publik. Ia meminta Wali Kota Medan segera mengambil langkah tegas dengan membatalkan pemilihan Kepling di Kecamatan Medan Johor dan menyerahkannya kepada pihak independen.
“Pemilihan Kepling harus bebas dari titipan dan kepentingan politik. Jangan sampai Kepling yang terpilih justru menjadi perpanjangan tangan oknum tertentu, bukan pelayan masyarakat,” tegas Rizaldi, pada Jumat (9/1/2026).
Ia juga menyinggung posisi Camat Medan Johor yang disebut-sebut berada di bawah tekanan dalam proses pemilihan. Menurutnya, tanpa kebijakan tegas dari Wali Kota Medan, sulit berharap Kepling yang diumumkan pada 12 Januari 2026 benar-benar mampu bekerja untuk kepentingan warga.(*)












