Pengemudi Honda Brio Tabrak Mati Dua Remaja Di Jalan Diponegoro

Kondisi mobil Brio warna merah setelah menabrak dua pengendara motor, di Jl. Pangeran Diponegoro, Selasa (4/4/2023). (Dok. Istimewa)
Kondisi mobil Brio warna merah setelah menabrak dua pengendara motor, di Jl. Pangeran Diponegoro, Selasa (4/4/2023). (Dok. Istimewa)

www.wartaberita.co.id – Medan | Polsek Medan baru diduga sengaja menutup-nutupi peristiwa kecelakaan maut di Jalan Diponegoro Kota Medan yang menewaskan dua remaja, Ridho Ramadhan (19) dan Rafa Praditya (14). Selain itu, polisi juga dikabarkan melepas pengemudi Honda Brio, Maulana Muhammad Siregar (19), yang menabrak dua korban, pada Selasa (4/4/2023).

Beredar isu, bahwa sang sopir merupakan anak pejabat dan mengemudi dalam keadaan mabuk. Kanit Lantas Polsek Medan Baru Iptu Hutauruk Medan Baru menolak mengomentari kejadian tersebut setelah mendapat konfirmasi.

“Lepas piket pulak aku, besok saja ya. Baru pulang dari kantor, atau langsung ke Kapolsek aja,” kata Hutauruk kepada Tribun-medan, Kamis (6/4/2023).
 
Namun secara khusus, Kapolsek Medan Baru Kompol Ginanjar Fitriadi masih memilih untuk bungkam dan menutup-nutupi kejadian tersebut. Kepala Satuan Lalu Lintas Polrestabes Medan Kompol M Rikki Ramadhan mengatakan, kecelakaan tersebut ditangani Polres Medan Baru.
 
Bahkan, Polsek Medan Baru juga belum memberikan laporan peristiwa itu ke Unit Laka Lantas Polrestabes Medan.
 

“Polsek Medan Baru yang tangani, belum ada datanya sama gue, coba nanti gue telpon dia (Kapolsek),” ungkapnya.

Tragedi nahas itu diketahui terjadi di Jalan Pangeran Diponegoro di kawasan Medan Petisah. Dua korban tewas mengendarai sepeda motor Kawasaki KLX saat itu. Dua korban tewas, Ridho dan Rafa, adalah warga Jalan Airlangga Ujung di Medan. Sementara korban luka lainnya adalah Abdi Kurniawan (24) dan Elvira Nasution.

Menurut Kapolsek Medan Baru Kompol Ginanjar Fitriad, kecelakaan maut itu terjadi pada Selasa (4/4/2023) sekitar pukul 23.30 WIB. Dia menceritakan kronologis kejadian, berawal dari mobil Honda Brio yang dikemudikan Maulana Muhammad Siregar (19), warga Jl. Kasuari Medan melintasi Jl. Pangeran Diponegoro.

“Mobil Brio Merah BK 1366 TAG ini datang dari arah Jalan Diponegoro menuju Jalan Pengadilan,” kata Ginanjar kepada Tribun-medan, Rabu (5/4/2023).

Ia menjelaskan, kemudian pengendara sepeda motor KLX datang dari arah Jalan Imam Bonjol menuju Jalan KH Zainul Arifin.

“Lalu saat berada di persimpangan empat, mobil itu menabrak samping kiri motor Scoopy dan KLX itu,” sebutnya.

Ginanjar menambahkan, setelah dua sepeda motor yang saling bertabrakan itu bertabrakan dan jatuh. Ia juga menjelaskan kondisi almarhum usai kecelakaan mobil maut itu, karena korban Ridho yang merupakan seorang pelajar mengalami luka di bagian wajah dan kaki.

Lalu, untuk korban Rafa mengalami luka dibagian dada dan lecet di punggung belakang.

“Keduanya ini meninggal dunia, setelah sempat dibawa ke Rumah Sakit Malahayati,” ungkapnya

Kemudian, Ginanjar menambahkan untuk korban pengendara sepeda motor Honda Scoopy Abdi hanya mengalami luka lecet di punggung, kaki dan tangan.

“Untuk penumpangnya, Elvira tidak mengalami luka,” pungkasnya.