
WartaBerita.co.id – Pakpak Bharat | Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor (FBT) mengadakan rapat koordinasi, Senin (19/02/2024) di rumah dinas bupati bersama perwakilan Kementerian Koordinator Kemaritiman dan Investasi RI.
Pertemuan itu membahas klausul lahan potensial untuk pengembangan dan investasi budidaya durian. Program tersebut merupakan perencanaan kerja sama antara Pemerintah RI dengan Republik Rakyat Tiongkok (RRT). Sebelumnya, pembicaraan yang sama telah dilakukan beberapa waktu lalu antara pihak terkait.
“Kita bahas teknis kerja samanya. Teknis budidaya durian bernilai ekonomis tinggi untuk dikembangkan melalui kerja sama dua negara di Kabupaten Pakpak Bharat,” sebut FBT.
Dalam pertemuan itu dipaparkan hasil monitoring kunjungan lapangan, sebagaimana yang telah diusulkan pemerintah setempat beberapa waktu lalu.
Selanjutnya, menurut perwakilan Kemenko Marves RI, DR Van Basten, hasil survey dari lapangan dan kesimpulan pembahasan saat pertemuan dimaksud akan dibawa dan dilaporkan kepada Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) RI di Jakarta.
Sebagaimana diketahui, Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat besutan FBT bersama pemerintah pusat, saat ini tengah menggarap kerja sama pengembangan tanaman durian dengan pihak RRT. Kementerian Koordinator Kemaritiman dan Investasi ditugasi dan bertanggungjawab untuk mengkawal pilot project ini.
Durian, dikenal dengan sebutan si raja buah dipandang sangat potensial dikembangkan di Kabupaten Pakpak Bharat. Produk yang berkualitas tinggi akan dapat dicapai jika dibudidayakan di Kecamatan Pagindar. (Giahta Solin)













