Debat Publik Kota Medan, Paslon Walikota Medan, Ridho : Lingkungan Cantik Rp 100 Juta

Keterangan : Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Medan, Hidayatullah – Ridho saat debat publik ketiga di Hotel Grand Mercure Angkasa Medan, Jumat (22/11/2024). (Dok : Humas KPU)

 

WartaBerita.co.id – Medan | Dalam debat publik ketiga yang diadakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Medan, pasangan calon Wakil Walikota Medan nomor urut 3, Yasir Ridho Lubis, mengusulkan rencana ambisius untuk memajukan lingkungan di Kota Medan. Debat yang berlangsung di Hotel Grand Mercure Angkasa Medan pada Jumat (22/11/2024) ini merupakan ajang pamungkas bagi para kandidat yang bertarung dalam Pilkada Kota Medan.

Ketua KPU Medan, Mutia Atiqah, dalam sambutannya menyampaikan harapan agar debat terakhir ini dapat memberikan kesan baik bagi seluruh warga Kota Medan. “Terima kasih atas partisipasi dan antusiasme dari berbagai elemen pada debat pamungkas malam ini,” ungkapnya.

Debat publik kali ini mengangkat tema besar “Menyerasikan Pelaksanaan Pembangunan Daerah Kota Medan dan Provinsi Sumatera Utara dengan Nasional” serta “Memperkokoh Negara Kesatuan Republik Indonesia dan Kebangsaan.” Para kandidat diharapkan mampu menjabarkan program-program mereka yang dapat menyelaraskan pembangunan di berbagai tingkatan pemerintahan.

Salah satu program unggulan yang disampaikan oleh Yasir Ridho Lubis adalah “Program Lingkungan Cantik.” Dalam program ini, setiap lingkungan di Kota Medan akan diberikan alokasi dana sebesar Rp.100 juta untuk pengembangan dan peningkatan fasilitas. Selain itu, Yasir juga berjanji akan menaikkan gaji Ketua Lingkungan (Kepling) menjadi Rp.5 juta per bulan sebagai bentuk penghargaan atas peran penting mereka dalam membina lingkungan.

Pasangan Walikota Hidayatullah juga menegaskan pentingnya kerja sama dalam upaya memberantas aksi kriminalitas seperti begal. “Dalam menciptakan keamanan di lingkungan, kami akan bekerja sama dengan aparat penegak hukum serta Ketua Lingkungan untuk membangun kawasan yang aman dan nyaman,” jelas Hidayatullah.

Tak hanya itu, ia juga mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, untuk berperan aktif dalam pembangunan. Hidayatullah menekankan pentingnya memberdayakan anak muda agar lebih mandiri dan kreatif, bahkan menawarkan program untuk menciptakan lebih banyak *content creator* dari kalangan pemuda Kota Medan. “Kami ingin anak-anak muda Medan bisa menjadi kreator konten yang produktif dan berdaya saing,” pungkasnya.(Barto)