Kasus Dugaan Penghinaan Etnis Pakpak, Ratusan Massa Tuntut Keadilan

Keterangan: Massa pendemo menyampaikan tuntutannya di Mapolres Dairi dan mendesak, terduga pelaku penghinaan terhadap Suku Pakpak oleh pemilik akun tiktok Escobar supaya segera ditangkap.(ist)

 

WartaBerita.co.id – Dairi | Kasus penghinaan yang diduga dilakukan oleh pemilik akun tiktok Escobar berbuntut panjang. Penanganan yang dilakukan pihak kepolisian Resor Dairi dinilai tidak maksimal.

Alhasil, Kamis (13/3/2025) ratusan warga yang tergabung dalam Aliansi Pakpak Silima Suak turun ke jalan menyampaikan aspirasi. Massa Pemuda Pakpak Indonesia (PPI) turut dalam barisan mendukung pergerakan.

Mereka mempertanyakan kepada Polres Dairi, sudah sejauh mana penanganan kasus tersebut. Pasalnya, jauh hari sebelumnya, akibat disinyalir adanya perdamaian antara terduga pelaku dan keluarga bersama sejumlah oknum tokoh yang ada di Dairi, terduga pelaku penghinaan telah dilepaskan dan persoalan ini diduga dihentikan.

Buntut dari rapat tersembunyi itu, mereka menyampaikan mosi tidak percaya terhadap sejumlah oknum yang melakukan perdamaian dengan terduga pelaku dan keluarganya.

Salman Berutu, orator yang menjadi penyampai pesan menegaskan, pihak kepolisian harus benar-benar serius menanggapi dan mengungkap kasus dugaan penghinaan yang dilakukan pemilik akun tiktok Escobar terhadap Suku Pakpak yang ada di Silima Suak, Indonesia bahkan di dunia.

Escobar dianggap telah mencederai arti kebhinekaan dan telah melakukan upaya rasis, sehingga dikhawatirkan akan menimbulkan konflik sosial berkepanjangan di tengah-tengah masyarakat Dairi yang selama ini terbilang aman dan kondusif.

Etnis Pakpak merupakan suku mandiri, bermartabat dan toleran. Bagi siapa saja yang merendahkan atau menghina Suku Pakpak harus ditindak sesuai dengan regulasi yang berlaku.

Ia berharap, persoalan ini harus dikawal ketat, hingga pengusutan dan penanganannya tuntas terselesaikan.

“Ada apa ini Pak Kapolri?,” serunya melalui pengeras suara dari truk terado yang mengiringi rombongan massa.

Diultimatum, jika kasus dugaan penghinaan ini tidak segera ditangani, pihaknya juga akan turut mendatangi Bupati dan Wabup Dairi, sebagi bentuk keseriusan massa mengkawal kasus yang tengah bergulir.

Salman juga menyerukan, pihak APH untuk secepatnya menangkap pemilik akun tiktok Escobar, untuk segera dihadapkan ke meja hijau.

Sementara, Ketua Umum PPI, Alamsudin Berutu bahkan meminta kepada Kapolri untuk mencopot Kapolres Dairi. “Pak Kapolri harus mencopot Kapolres Dairi dan tangkap pemilik akun tiktok Escobar dalam 3×24 jam” tegasnya.

Alamsudin mempertanyakan proses mekanisme penerapan dan pelaksanaan restorative justice dalam penegakan hukum.

Massa pendemo yang ingin bertemu dengan Kapolres Dairi terlihat kecewa. Pasalnya, menurut Wakapolres yang berkesempatan menemui massa menyebut, pimpinannya tengah melakukan tugas kedinasan diluar kota. (Giahta Solin)