Pemkab Dairi Persiapkan Sekolah Rakyat, Wakil Bupati Cek Lokasi Bersama Tim Kemensos dan Kemen PUPR

Keterangan : Foto bersama.(Ist)


WartaBerita.co.id – Dairi
| Pemerintah Kabupaten Dairi semakin mematangkan persiapan untuk program Sekolah Rakyat yang dijadwalkan dimulai pada tahun ajaran 2025-2026. Pemerintah pusat, melalui Kementerian Sosial (Kemensos) dan Kementerian PUPR, telah mempersiapkan berbagai aspek penting terkait program ini, seperti lokasi, kurikulum, sarana prasarana, serta mekanisme penerimaan siswa.

Sebagai bentuk keseriusan Pemkab Dairi, Bupati Dairi, Ir. Vickner Sinaga, telah mengajukan proposal pendirian Sekolah Rakyat di daerah ini. Tindak lanjut usulan tersebut adalah dilakukan pertemuan dengan Pemerintah Kabupaten Dairi untuk membahas kesiapan pendirian Sekolah Rakyat di Kabupaten Dairi, yang sebelumnya telah melalui tahapan desk pada 17 April 2025.

Sebagai tindak lanjut dari proses tersebut, pada Rabu (23/4/2025), tim dari Kementerian PUPR RI dan Kementerian Sosial RI melakukan survei lokasi pembangunan Sekolah Rakyat di Jalan Panji Porsea Km 7, Sitinjo, Kecamatan Sitinjo. Pemkab Dairi turut mendampingi tim ini, yang dipimpin oleh Wakil Bupati Dairi, Wahyu Daniel Sagala.

Wahyu Daniel Sagala menjelaskan bahwa survei lokasi ini adalah langkah awal dari seluruh proses yang telah berjalan sebelumnya. “Proses ini adalah kelanjutan dari semua tahapan sebelumnya. Tim dari Kemensos dan Kemen PUPR akan memeriksa legalitas kepemilikan lahan. Kebetulan, legalitas lahan ini sudah terdaftar di BPN, dan sedang dalam proses penerbitan Sertifikat Hak Milik (SHM),” ujar Wahyu.

Luas lahan yang dibutuhkan untuk Sekolah Rakyat ini adalah 50.000 m². Namun, saat ini lahan yang tersedia di lokasi yang dimaksud hanya seluas 4,39 hektar karena terpotong oleh akses jalan. “Jika ada kekurangan lahan, kami siap melakukan ekspansi agar memenuhi persyaratan minimal luas lahan. Kami juga siap menyiapkan dokumen pendukung untuk memenuhi syarat tersebut,” lanjutnya.

Wahyu menegaskan bahwa ini adalah survei awal dan belum ada penetapan lokasi. Hasil survei akan ditindaklanjuti dengan presentasi oleh tim survei kepada pemerintah pusat. Jika Dairi ditetapkan sebagai penerima program, tim survei akan kembali untuk menyusun Detail Engineering Design (DED).

“Kami berharap Dairi dapat menjadi bagian dari penerima program Sekolah Rakyat ini,” kata Wahyu, menutup pembicaraan. Dalam survei tersebut juga hadir Anggota DPRD Dairi, Abdul Gafur Simatupang dan Joel Simanullang.(Bernad)