PT Hutama Karya Diduga Tidak Transparan Soal Anggaran Proyek RSUD Tafaeri

Keterangan : Penampakan proyek oleh PT Hutama Karya.(Ist)

WartaBerita.co.id – Nias Utara |
Proyek Pembangunan/Renovasi Rumah Sakit Berkualitas di RSUD Tafaeri, Kabupaten Nias Utara, yang dikerjakan oleh PT. Hutama Karya (PT. HK), menuai sorotan publik lantaran diduga tidak transparan terkait anggaran pembiayaannya.

Kondisi ini terungkap saat sejumlah awak media melakukan peninjauan langsung ke lokasi proyek yang berada di Desa Lolofaoso, Kecamatan Lotu, Rabu (16/7/2025). Di sana, wartawan mendapati bahwa tidak ada papan informasi proyek (plang proyek) yang terpasang sebagaimana mestinya.

Rizal Fauzi, Kepala Bagian Umum PT. Hutama Karya, saat dikonfirmasi menyebut bahwa proyek tersebut merupakan bagian dari program Kementerian Kesehatan RI. Namun saat ditanya mengenai besaran pagu anggaran, Rizal mengaku tidak mengetahui secara rinci.

“Kurang lebih sekitar 120 miliar, tapi pastinya saya tidak tahu. Silakan tanyakan ke atasan saya, Pak Bago selaku Kepala Proyek,” ujarnya.

Saat ditanya lebih lanjut terkait ketidakhadiran papan informasi di lokasi proyek, Rizal kembali menyatakan dirinya hanya sebagai pelaksana lapangan dan akan menyampaikan pertanyaan tersebut kepada atasannya.

Upaya konfirmasi kepada Pak Bago sebagai Kepala Proyek pun telah dilakukan oleh WartaBerita.co.id, namun hingga berita ini dipublikasikan, panggilan telepon tak dijawab dan pesan WhatsApp belum mendapat respons.

Ketidakjelasan informasi ini menimbulkan tanda tanya besar terkait keterbukaan publik dan akuntabilitas proyek pembangunan fasilitas kesehatan yang dibiayai negara ini, terlebih PT. Hutama Karya merupakan salah satu BUMN besar yang seharusnya menjunjung tinggi prinsip transparansi dalam pelaksanaan proyek pemerintah. (FL)