Polres Belawan Tangkap 12 Pencuri Besi Pabrik, 10 Positif Narkoba

Keterangan : Kantor Kepolisian Resor (Polres) Pelabuhan Belawan.(Ist)

WartaBerita.co.id – Medan| Polres Pelabuhan Belawan berhasil membongkar aksi pencurian besi di kawasan industri PT. Abdi Rakyat Bakti (ARB), Jalan KL. Yos Sudarso, Medan Deli. Sebanyak 12 tersangka dari beberapa kelompok berbeda diamankan dalam kurun waktu Juni hingga Juli 2025, termasuk 10 pelaku yang terbukti positif narkoba berdasarkan hasil tes urine.

Kapolres Pelabuhan Belawan melalui Sat Reskrim bertindak cepat setiap menerima laporan dari pihak keamanan perusahaan. Beberapa pelaku ditangkap saat beraksi, lainnya dibekuk tak lama setelah melakukan pencurian.

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Ferry Walintukan, menyatakan bahwa pengungkapan kasus ini adalah bukti komitmen Polri menjaga keamanan sektor industri.

“Kami tidak akan memberi ruang bagi pelaku kejahatan, apalagi yang mengganggu stabilitas dan keamanan industri. Ini bentuk nyata perlindungan terhadap dunia usaha,” tegas Kombes Ferry.

Barang bukti yang berhasil disita antara lain puluhan potongan besi, mesin roll pembentuk pipa, becak motor, gerinda, dan berbagai alat bongkar lainnya. Para pelaku diketahui menyelinap masuk ke area pabrik pada malam hari, dan mencuri besi serta alat produksi demi kepentingan ekonomi.

Para tersangka dijerat dengan Pasal 363 ayat (2) KUHP tentang pencurian dengan pemberatan, dengan ancaman pidana maksimal 9 tahun penjara.

Kombes Ferry juga mengimbau pelaku industri agar meningkatkan keamanan internal dan tidak ragu melaporkan tindakan mencurigakan.

“Kami mengapresiasi kesigapan Polres Pelabuhan Belawan. Kami juga mendorong perusahaan meningkatkan sistem pengamanan agar kejadian serupa tidak terulang,” tambahnya.

Ia menambahkan bahwa Ditreskrimum Polda Sumut juga tengah menangani kasus serupa dan masih dalam tahap pemeriksaan. Informasi lebih lanjut akan disampaikan setelah proses penyidikan berjalan.

Polda Sumut menegaskan komitmennya dalam memberantas segala bentuk kejahatan yang meresahkan masyarakat dan mengganggu stabilitas dunia usaha.(Alf)