Kapolsek Kisaran Kota Hadiri Pembukaan Jambore Pramuka, Dorong Pembentukan Karakter Generasi Muda

Kapolsek Kisaran Kota Iptu Syamsul menghadiri upacara pembukaan Jambore Ranting Gerakan Pramuka Kecamatan Kisaran Timur yang digelar di Lapangan SMPN 7 Simbut Umbut Baru, Asahan, sebagai upaya memperkuat semangat disiplin dan kebersamaan pelajar

WartaBerita.co.id – Asahan |Suasana semangat dan kebersamaan tampak di Lapangan SMP Negeri 7 Kelurahan Simbut Umbut Baru, Kecamatan Kisaran Timur, Kabupaten Asahan, Jumat (17/10/2025) sore. Ratusan peserta pramuka dari berbagai gugus depan mengikuti upacara pembukaan Perkemahan Jambore Ranting Kwartir Ranting (Kwaran) Kecamatan Kisaran Timur Tahun 2025.

Acara tersebut turut dihadiri oleh Kapolsek Kisaran Kota Iptu Syamsul, Kakwarcab Asahan Agus Ramanda, Koramil 06 Kisaran, serta para pengurus Kwartir Ranting Kecamatan Kisaran Timur. Upacara pembukaan dipimpin langsung oleh Camat Kisaran Timur, Ahmad Saiful Pasaribu, yang juga bertindak sebagai Kamabiran (Ketua Majelis Pembimbing Ranting), didampingi unsur Forkopimcam.

Dalam sambutannya, Camat Saiful menekankan bahwa kegiatan jambore tidak hanya menjadi ajang rekreasi edukatif, tetapi juga sarana pembinaan karakter generasi muda agar terhindar dari berbagai bentuk kenakalan remaja seperti penyalahgunaan narkoba dan balap liar.

“Melalui kegiatan jambore ini, kita ingin menumbuhkan semangat disiplin, tanggung jawab, serta kemandirian pada peserta. Ini bagian dari upaya bersama untuk menyiapkan generasi muda yang kuat, berkarakter, dan siap menghadapi masa depan,” tegas Saiful.

Sementara itu, Kapolsek Kisaran Kota Iptu Syamsul yang hadir dalam kesempatan tersebut memberikan apresiasi tinggi terhadap kegiatan pramuka yang dinilainya mampu membentuk kepribadian generasi muda menjadi lebih tangguh dan berjiwa sosial.

“Kami dari pihak kepolisian mendukung penuh kegiatan pramuka. Melalui kegiatan ini, anak-anak dapat belajar kedisiplinan, kepemimpinan, dan nilai-nilai kebersamaan yang sangat dibutuhkan di masa depan,” ujar Iptu Syamsul.

Ia berharap kegiatan jambore ini dapat menjadi ajang positif bagi pelajar untuk berinteraksi, saling mengenal, serta memperkuat rasa solidaritas di antara mereka. “Semoga pengalaman di perkemahan ini menjadi bekal berharga bagi adik-adik dalam menjalani kehidupan dan mengabdi kepada bangsa,” tambahnya.

Di tempat yang sama, Kakwarcab Asahan, Agus Ramanda, menegaskan pentingnya gerakan pramuka dalam membentuk karakter anak sejak dini. Menurutnya, pramuka bukan sekadar kegiatan ekstrakurikuler, tetapi wadah pembentukan moral, keterampilan, dan rasa nasionalisme.

“Gerakan pramuka harus tetap digiatkan karena mampu menanamkan nilai sportivitas, tanggung jawab, dan kebersamaan. Kami juga mengajak para orang tua agar mendorong anak-anak mereka aktif dalam kegiatan pramuka,” ucap Agus.

Ia juga meminta para pembina pramuka agar lebih kreatif dalam merancang kegiatan, sehingga anak-anak lebih tertarik untuk berpartisipasi. “Kegiatan pramuka harus dibuat menyenangkan, tidak monoton, agar anak-anak lebih semangat dan bangga menjadi bagian dari gerakan ini,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Jambore, Angga, melaporkan bahwa kegiatan tahun ini diikuti sekitar 300 peserta dari berbagai gugus depan sekolah dasar dan menengah se-Kecamatan Kisaran Timur. Perkemahan berlangsung selama tiga hari, mulai 17 hingga 19 Oktober 2025, dengan rangkaian kegiatan edukatif, pelatihan kepemimpinan, serta lomba keterampilan pramuka.

“Jambore ranting ini kami selenggarakan sebagai tindak lanjut dari arahan Bupati Asahan agar kegiatan kepramukaan terus digiatkan dan menjadi agenda rutin tahunan,” ujar Angga.

Ia berharap kegiatan ini dapat menumbuhkan semangat juang dan kebersamaan di kalangan generasi muda, sekaligus memperkuat karakter pelajar sebagai penerus bangsa.

“Dengan adanya jambore ini, kami ingin membuktikan bahwa pramuka masih relevan di era modern, sebagai wadah pendidikan karakter yang menanamkan nilai-nilai luhur bangsa,” tutupnya.(Edi)