Pemkab Samosir Gelar Upacara Peringatan Hari Otda Ke-XXX

Upacara HUT ke-30 Tekankan Sinkronisasi Pusat-Daerah dan Efisiensi Anggaran.

Keterangan : Upacara peringatan Hari Otonomi Daerah ke-XXX.(Ist)

WB – Samosir | Pemerintah Kabupaten Samosir memperingati Hari Otonomi Daerah ke-XXX Tahun 2026 melalui upacara yang digelar di Lapangan Kantor Bupati, Senin (27/4/2026). Sekretaris Daerah Marudut Tua Sitinjak bertindak sebagai inspektur upacara, diikuti jajaran pejabat dan aparatur sipil negara dalam suasana sederhana namun sarat makna reflektif.

Peringatan yang mengusung tema “Dengan Otonomi Daerah Kita Wujudkan Asta Cita” ini menjadi momentum evaluasi perjalanan daerah sejak dimekarkan dari Kabupaten Toba pada 2003. Dalam kurun lebih dari dua dekade, Samosir terus mendorong kemandirian melalui pengembangan sektor unggulan seperti pariwisata, pertanian, dan ekonomi kreatif.

Dalam amanat Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian yang dibacakan Sekda, ditegaskan bahwa otonomi daerah merupakan instrumen strategis untuk mempercepat pemerataan pembangunan, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mendorong kesejahteraan masyarakat. Ia juga menekankan pentingnya sinkronisasi antara pemerintah pusat dan daerah melalui integrasi perencanaan, reformasi birokrasi berbasis hasil, serta penguatan kemandirian fiskal.

Selain itu, pemerintah daerah didorong untuk terus berinovasi dalam menggali potensi lokal, namun tetap berada dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia. Tantangan global seperti ketahanan pangan, stabilitas ekonomi, perubahan iklim, dan perkembangan teknologi juga menjadi perhatian utama dalam penyusunan kebijakan daerah ke depan.

Bagi Samosir, peringatan ini bukan sekadar seremoni, melainkan pengingat bahwa tujuan utama otonomi adalah mendekatkan pelayanan kepada masyarakat dan mempercepat pembangunan yang merata. Pemerintah daerah pun diingatkan untuk mengedepankan efisiensi anggaran dalam setiap program, sehingga setiap kebijakan benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.(VLS)