Dugaan Ketidakjelasan Anggaran Rusunawa Kisaran, Aktivis Desak Kadis Perkim Asahan Diperiksa

Aktivis muda Asahan, Said Ibnu Rulian Ahmad, meminta pihak berwenang menelusuri dugaan ketidaktransparanan dalam pengelolaan anggaran proyek Rusunawa Kisaran

WartaBerita.co.id – Asahan |Dugaan ketidakjelasan dalam pengelolaan anggaran proyek Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Kisaran, Kabupaten Asahan, kembali mencuat ke publik. Aktivis muda asal Asahan, Said Ibnu Rulian Ahmad, menyoroti adanya indikasi ketidakterbukaan dalam penggunaan dana proyek tersebut. Ia mendesak agar Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Kabupaten Asahan segera diperiksa oleh pihak berwenang.

“Anggaran Rusunawa Kisaran patut dipertanyakan. Kadis Perkim Asahan harus diperiksa agar publik mengetahui ke mana sebenarnya uang rakyat itu dialokasikan,” tegas Said Ibnu, yang juga dikenal sebagai kader muda Al Washliyah Kabupaten Asahan.

Menurutnya, proyek pembangunan Rusunawa yang sejatinya ditujukan untuk memenuhi kebutuhan hunian masyarakat berpenghasilan rendah itu justru menyisakan banyak tanda tanya. Ia menilai, tidak adanya transparansi dalam penyampaian informasi kepada publik dapat menimbulkan kecurigaan terhadap pengelolaan keuangan proyek tersebut.

“Publik berhak tahu berapa besar dana yang digunakan dan sejauh mana proyek ini benar-benar memberikan manfaat bagi warga. Jangan sampai proyek yang seharusnya menjadi solusi justru menjadi ajang kepentingan pribadi,” ujarnya.

Lebih lanjut, Said meminta agar lembaga pengawasan seperti inspektorat, BPK, serta aparat penegak hukum segera turun tangan untuk menelusuri dugaan penyimpangan tersebut. Ia juga menegaskan, pihaknya tidak akan tinggal diam bila dugaan tersebut diabaikan oleh pihak dinas terkait.

“Kami akan terus mengawal kasus ini. Bila tidak ada tanggapan dari Dinas Perkim Asahan, kami siap mendesak aparat hukum agar mengusut tuntas persoalan ini,” pungkasnya.(Edi)