Bupati Oloan Nababan Hadiri Syukuran Tahun Baru HKBP di Tarutung

Perkuat Sinergi dan Nilai Iman Menuju Transformasi 2026.

Keterangan : Foto bersama.(Diskominfo)

WB – Humbahas | Bupati Humbang Hasundutan (Humbahas), Dr. Oloan Paniaran Nababan, S.H., M.H., menghadiri perayaan syukuran Tahun Baru 2026 yang digelar Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) di Kompleks Kantor Pusat HKBP, Pearaja–Tarutung, Kabupaten Tapanuli Utara, Senin (5/1/2026). Kehadiran Bupati didampingi sejumlah pejabat daerah, di antaranya Asisten Pemerintahan dan Kesra Sabar Purba, Kepala Satpol PP Andi Sihombing, Kadis Kominfo Adrianus Mahulae, Kabag Kesra Hanaya Simamora, serta Kabag Prokopim Irma Simanungkalit.

Acara berlangsung dalam suasana penuh syukur dan kebersamaan, dihadiri berbagai tokoh gereja, pemerintah, serta undangan lainnya. Ephorus HKBP Pdt. Dr. Victor Tinambunan, MST dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kehadiran para tamu undangan sekaligus mengajak seluruh jemaat untuk mensyukuri penyertaan Tuhan memasuki tahun yang baru.

Dalam kesempatan itu, Ephorus juga menyampaikan doa dan empati kepada masyarakat yang terdampak bencana di sejumlah wilayah, seperti Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Ia berharap seluruh keluarga yang terdampak diberikan kekuatan serta penghiburan dalam menghadapi situasi tersebut.

Selain itu, Ephorus mengungkapkan rasa syukur atas peluncuran Orientasi Pelayanan HKBP Tahun 2026 dengan tema *“Tahun Transformasi: Pengajaran Iman di Tengah Keluarga”*. Tema tersebut diharapkan menjadi landasan dalam memperkuat iman, ketahanan keluarga, serta pelayanan gereja di tengah dinamika masyarakat.

Sementara itu, Gubernur Sumatera Utara yang diwakili Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah IX, Alfred Hasiholan Silalahi, menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah dan lembaga keagamaan dalam mendukung pembangunan berkelanjutan. Menurutnya, pembangunan tidak hanya berfokus pada aspek fisik, tetapi juga harus diimbangi dengan penguatan nilai spiritual dan karakter masyarakat.

Ia menambahkan, gereja memiliki peran strategis sebagai sumber pengharapan dan penguatan moral. Doa bersama dinilai menjadi kekuatan yang mampu menumbuhkan empati, solidaritas, serta mendorong tindakan nyata dalam kehidupan bermasyarakat.

Kegiatan tersebut juga dihadiri Bupati Tapanuli Utara Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, Wakil Bupati Tapanuli Utara Dr. Deni Parlindungan Lumbantoruan, jajaran pimpinan HKBP, para praeses, serta tokoh-tokoh lintas lembaga. Momentum ini diharapkan semakin mempererat kebersamaan dan semangat kolaborasi dalam menyongsong Tahun 2026 yang lebih baik.(Bernad)