WB – Humbahas | Bupati Humbang Hasundutan (Humbahas), Dr. Oloan Paniaran Nababan, SH, MH mengikuti rapat koordinasi (rakor) bersama Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian terkait pengecekan indikator pemulihan pemerintahan dan kemasyarakatan pascabencana di wilayah Sumatera. Kegiatan tersebut digelar secara virtual dari Kantor Bupati Humbang Hasundutan, Jumat (9/1/2026),
Rakor ini diikuti oleh gubernur serta bupati dan wali kota dari sejumlah daerah terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Dalam forum tersebut, Mendagri melakukan dialog langsung dengan kepala daerah guna memastikan kondisi pelayanan publik dan aktivitas masyarakat pascabencana.
Mendagri menyoroti sejumlah indikator penting, mulai dari pelayanan pemerintahan, fasilitas kesehatan, sarana pendidikan, kondisi infrastruktur jalan, hingga aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat. Ia menegaskan pentingnya percepatan pemulihan agar kehidupan masyarakat dapat kembali normal.
Dalam laporannya, Bupati Humbahas menyampaikan bahwa roda pemerintahan di daerahnya tetap berjalan dengan baik. Namun, terdapat sejumlah dampak pada sektor pelayanan kesehatan, di mana lima unit poskesdes mengalami kerusakan sehingga sementara waktu pelayanan dialihkan ke rumah warga.
Untuk fasilitas kesehatan lainnya seperti rumah sakit, puskesmas, dan klinik, secara umum masih beroperasi normal. Di sektor pendidikan, tercatat 11 unit sekolah mengalami kerusakan, terdiri dari dua PAUD, tujuh SD, dan dua SMP. Meski demikian, kegiatan belajar mengajar tetap berlangsung dengan memanfaatkan ruang alternatif.
Di bidang infrastruktur, sebagian besar akses jalan masih dapat dilalui. Namun, satu ruas jalan kabupaten mengalami kerusakan cukup parah akibat longsor dengan panjang sekitar tiga kilometer. Pemerintah daerah telah membuka jalur alternatif sepanjang empat kilometer dengan progres pengerjaan mencapai 60 persen, yang saat ini sudah dapat dilalui pejalan kaki untuk melayani sekitar 800 jiwa terdampak.
Menanggapi laporan tersebut, Mendagri mengingatkan pemerintah daerah untuk terus memastikan ketersediaan logistik bagi masyarakat terdampak. Hal ini dinilai penting agar kebutuhan dasar warga tetap terpenuhi selama proses pemulihan berlangsung.
Turut mendampingi Bupati dalam rakor tersebut sejumlah pejabat daerah, termasuk Sekretaris Daerah Chiristison R. Marbun, para asisten, pimpinan OPD, serta jajaran terkait lainnya. Rakor ini diharapkan mampu memperkuat koordinasi lintas pemerintah dalam mempercepat pemulihan pascabencana di wilayah Sumatera.(Bernad)












