WB – Humbahas | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Humbang Hasundutan (Humbahas) meraih penghargaan Peringkat I Nasional Tahun 2025 atas pendaftaran varietas lokal terbanyak dari Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian (PVTPP) Kementerian Pertanian RI. Penghargaan tersebut diserahkan di Jakarta, Rabu (4/2/2026), dan diterima langsung oleh Bupati Humbang Hasundutan, Dr. Oloan P. Nababan.
Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi atas kontribusi aktif Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan dalam mendaftarkan varietas lokal sebagai bagian dari kekayaan sumber daya genetik tanaman. Dalam kesempatan tersebut, Kepala Pusat PVTPP Kementerian Pertanian, Dr. Ir. Leli Nuryati, menyampaikan penghargaan atas komitmen daerah dalam upaya pelestarian dan perlindungan varietas lokal.
Sepanjang tahun 2025, Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan berhasil mencatatkan sebanyak 24 varietas lokal yang mencakup berbagai komoditas, seperti padi, cabai, kopi, teh, hingga buah-buahan dan tanaman perkebunan khas daerah. Capaian ini menempatkan Humbang Hasundutan sebagai daerah dengan jumlah pendaftaran varietas lokal terbanyak secara nasional.
Bupati Humbang Hasundutan menyampaikan terima kasih atas penghargaan tersebut dan menegaskan bahwa kekayaan varietas lokal merupakan aset penting daerah. Menurutnya, varietas lokal tidak hanya memiliki nilai ekonomi, tetapi juga menjadi bagian dari identitas dan warisan plasma nutfah yang perlu dilindungi serta dikembangkan secara berkelanjutan.
Ia juga menekankan bahwa langkah pendaftaran varietas menjadi strategi awal untuk memberikan perlindungan hukum, sekaligus membuka peluang hilirisasi dan komersialisasi produk pertanian. Dengan demikian, potensi lokal dapat dimanfaatkan secara optimal guna meningkatkan kesejahteraan petani dan masyarakat.
Sementara itu, Kepala Bappelitbangda Kabupaten Humbang Hasundutan menyampaikan bahwa sektor pertanian masih menjadi tulang punggung ekonomi daerah dengan kontribusi sekitar 43 persen terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB). Oleh karena itu, pengembangan varietas lokal dinilai penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis potensi daerah.
Ke depan, diperlukan langkah strategis seperti penyediaan benih unggul secara terstandar, pengembangan kebun koleksi sebagai pusat konservasi, serta penguatan pembinaan dan pendampingan kepada petani. Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan daya saing produk pertanian sekaligus memperluas pasar.
Melalui penghargaan ini, diharapkan terbangun sinergi yang kuat antara pemerintah pusat dan daerah dalam mengembangkan sektor pertanian yang berkelanjutan, berdaya saing, dan mampu memberikan nilai tambah bagi masyarakat Humbang Hasundutan.(Bernad)












