WB – Taput | Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu daerah potensial pengembangan sport tourism di Sumatera Utara melalui pelaksanaan Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Pacuan Kuda Tingkat Nasional memperebutkan Piala Ketua Umum KONI Pusat Letjen TNI (Purn) Marciano Norman. Event bergengsi tersebut resmi ditutup oleh Bupati Tapanuli Utara, Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, S.Si., M.Si., di Lapangan Pacuan Kuda Siborongborong, Minggu (24/5/2026).
Penutupan kejuaraan turut dihadiri Kapolres Tapanuli Utara AKBP Ernis Sitinjak, SH, S.IK serta Dandim 0210/TU Letkol Kav Ronald Tampubolon SH., M.Han. Kehadiran unsur Forkopimda menunjukkan dukungan penuh terhadap pengembangan olahraga berkuda sekaligus penguatan sektor pariwisata berbasis olahraga di kawasan Tapanuli Utara.
Sepanjang pelaksanaan, Kejurnas Pacuan Kuda berlangsung meriah dan menyedot perhatian ribuan masyarakat serta pecinta olahraga berkuda dari berbagai daerah. Atmosfer kompetisi nasional terlihat kental di arena pacuan dengan antusiasme penonton yang memadati lokasi perlombaan untuk menyaksikan ketangkasan para joki dan kuda pacu terbaik dari sejumlah daerah di Indonesia.
Dalam sambutannya, Bupati Tapanuli Utara menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, peserta, PORDASI, KONI, aparat keamanan, dan seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan event nasional tersebut. Ia menilai pelaksanaan Kejurnas tidak hanya menjadi ajang olahraga prestasi, namun juga memiliki dampak strategis terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat dan promosi wisata daerah.
“Ke depan, kami berharap kegiatan olahraga berskala nasional seperti ini terus digelar di Tapanuli Utara. Selain meningkatkan prestasi olahraga, kegiatan ini juga mampu menggerakkan ekonomi masyarakat serta memperkuat sektor pariwisata daerah,” ujar Bupati.
Ajang Kejurnas Pacuan Kuda ini sekaligus menjadi momentum memperkenalkan Lapangan Pacuan Kuda Siborongborong sebagai venue olahraga berkuda yang representatif di tingkat nasional. Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara juga terus mendorong peningkatan fasilitas dan sarana pendukung agar kawasan tersebut dapat menjadi destinasi sport tourism unggulan di Sumatera Utara.
Penutupan kejuaraan ditandai dengan penyerahan hadiah kepada para pemenang di berbagai kelas perlombaan. Suasana penuh semangat dan sportivitas mewarnai akhir kompetisi yang diharapkan mampu melahirkan bibit-bibit atlet pacuan kuda berprestasi untuk tingkat nasional maupun internasional.(Bernad)












