Pengamanan PT DKI Jakarta Diperketat Jelang Putusan Banding Ferdy Sambo Dkk

Pengamanan lebih ketat tampak terlihat di Pengadilan Tinggi (PT) DKI Jakarta untuk mengawal jalannya sidang putusan banding empat terdakwa kasus pembunuhan berencana terhadap Nofriansyah Yosua Hutabatar atau Brigadir J di Pengadilan Tinggi (PT) DKI Jakarta, Rabu (12/4/2023). (Dok. Istimewa)
Pengamanan lebih ketat tampak terlihat di Pengadilan Tinggi (PT) DKI Jakarta untuk mengawal jalannya sidang putusan banding empat terdakwa kasus pembunuhan berencana terhadap Nofriansyah Yosua Hutabatar atau Brigadir J di Pengadilan Tinggi (PT) DKI Jakarta, Rabu (12/4/2023). (Dok. Istimewa)

www.wartaberita.co.id – Jakarta | Pengadilan Tinggi (PT) DKI Jakarta memperketat pengamanan jelang putusan banding terdakwa mantan Kadiv Propam Polri Ferdy Sambo dan terdakwa lainnya, terkait insiden pembunuhan terhadap Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J.

Diketahui tiga terdakwa lainnya yaitu Putri Candrawathi (istri Ferdy Sambo), Ricky Rizal atau Bripka RR (ajudan Ferdy Sambo) dan Kuat Ma’ruf (asisten rumah tangga sekaligus sopir Ferdy Sambo).

Aparat dari Polres Metro Jakarta Pusat dengan perlengkapan senjata laras panjang sudah siap siaga di sekitar Pengadilan Tinggi DKI Jakarta.

Selain personel dari Korps Brimob, pengamanan di PT DKI Jakarta ini juga dilengkapi mobil kendaraan taktis (rantis) berjenis barracuda dan juga pagar kawat berduri yang telah dipersiapkan.

Mantan Kadiv Propam Polri sekaligus terdakwa pembunuhan berencana terhadap Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J, Ferdy Sambo usai mengikuti sidang Komisi Kode Etik Polri (KKEP) di Gedung Transnational Crime Center (TNCC) Divisi Propam Mabes Polri, Jakarta, Jumat (26/8/2022) lalu. (Dok. Istimewa)

Pejabat Humas PT DKI Jakarta Binsar Pakpahan mengaku, tidak ada pengamanan khusus terhadap jalannya sidang pembacaan putusan banding empat terdakwa kasus pembunuhan berencana Brigadir J.

“Kewajiban kami untuk melakukan koordinasi dengan pihak keamanan dalam hal ini kepolisian, mengenai jumlah aparat yang diturunkan dan sebagainya tergantung kepolisian menganalisanya,” kata Binsar di PT DKI Jakarta, Rabu (12/4/2023).

“Kami tidak punya ikut campur di situ (soal pengamanan) mungkin polisi menganggap ini lebih rawan atau apa saya enggak tahu dari pihak keamanan,” ucapnya.

Binsar menyampaikan, pengamanan jalannya sidang pembacaan putusan terhadap empat terdakwa kasus pembunuhan berencana itu sama dengan pengamanan banding perkara lainnya. Menurut dia, pengamanan di PT DKI terdiri dari aparatur di internal dan pihak pengamanan dari Mahkamah Militer yang ditugaskan.