Avanza Terjun ke Sungai, Korban Belum Ditemukan

Keterangan : Pencarian korban.(Ist)


Wartaberita.co.id – Pakpak Bharat |
Satu unit mini bus jenis Avanza, Terjun ke Sungai Lae Kombih, Rabu sore, (23/04/2025) di Dusun Lae Mbentar, Desa Tanjung Mulia, Kecamatan Sitellu Tali Urang (STTU) Jehe, Kabupaten Pakpak Bharat.

Tiga orang korban yang diduga berada dalam mobil naas tersebut, hingga kini belum ditemukan.

Menurut Camat STTU Jehe, Mike B Ujung, mobil Avanza itu tengah melakukan perjalanan dari arah Aceh dan beriringan dengan satu unit ambulance yang membawa jenazah menuju Jambi Selatan.

Saudara jenazah yang berada dalam ambulance datang dari Jambi menjemput almarhum. Setiba di lokasi kejadian, Avanza dan penumpangnya terjun ke sungai.

Supir diduga lepas kendali. Kemungkinan kondisi jalan juga belum dipahami dan dikuasai supir. Saat kejadian, jalanan yang menurun curam kondisinya licin akibat hujan. Situasi tersebut diduga menjadi penyebab kecelakaan.

“Sesuai keterangan pihak keluarga, ada tiga (3) orang dalam Avanza. Meski telah dilakukan upaya pencarian di seputaran aliran sungai, namun hingga kini belum ditemukan. Mudah-mudahan ketiga korban segera ditemukan,” jelas Mike.

Proses Pencarian Dihentikan

Karena kondisi cuaca kurang mengizinkan, pencarian terhadap korban laka tunggal mini bus Avanza yang terjun ke Lae Kombih terpaksa dihentikan untuk sementara.

Hingga kemarin malam, tim gabungan yang menyisir daerah aliran sungai (DAS) belum berhasil menemukan para korban.

“Cuaca sangat tidak mendukung. Sudah larut malam, peralatan kurang memadai dan situasi medan licin serta curam,” ujar Mike Ujung.

Disebutkan, upaya pencaharian melibatkan personil dari Polres Pakpak Bharat, Koramil 06/Kerajaan, BPBD, Tagana, personil kantor camat, pemerintahan desa dan masyarakat setempat.

Sementara di bagian hilir lokasi kejadian, tepatnya di Air Terjun Kedabuhen, pemancing menemukan sejumlah barang-barang yang diduga berasal dari mobil Avanza yang terjun ke sungai.

Ada kartu tanda penduduk (KTP) yang beralamatkan di Jambi. Sejumlah bungkusan makanan ringan dan ban mobil.(Giahta Solin)