Banjir Sumatra: DPP PPMA Siapkan Bantuan, Buka Donasi untuk Korban di Tiga Provinsi

Ratusan korban jiwa dan infrastruktur lumpuh, PPMA bergerak cepat menggalang dukungan publik.

WB – Asahan |Banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh meninggalkan kerusakan besar. Ratusan warga tewas, puluhan jembatan putus, dan akses jalan terputus akibat material longsor yang menutup badan jalan. Puluhan lainnya masih dilaporkan hilang—terseret arus atau tertimbun tanah, membuat proses evakuasi berlangsung lambat.

Di tengah situasi itu, Dewan Pengurus Pusat Persatuan Perkumpulan Masyarakat Asahan (DPP PPMA) menyatakan siap menyalurkan bantuan ke titik-titik terdampak. Ketua Umum DPP PPMA, Kapten Zein, mengatakan organisasinya tengah menghubungi posko resmi di lokasi bencana untuk memastikan penyaluran bantuan tepat sasaran.

“Ini bentuk rasa duka kami atas musibah Sumatra. PPMA akan menyiapkan paket bantuan dan berkoordinasi dengan posko di lapangan,” ujar Zein saat ditemui Tempo di kantor PPMA, Jalan Kartini, Kisaran Barat, Minggu siang, (7/12/2025).

Identifikasi Kebutuhan dan Penyaluran Tahap Awal

PPMA, kata Zein, sedang menyusun daftar kebutuhan mendesak para penyintas: perlengkapan ibadah, sembako, selimut, hingga makanan instan. Tahap awal distribusi akan difokuskan di wilayah yang mengalami kerusakan paling parah dan membutuhkan logistik cepat.

Ia menyebut bahwa PPMA mendapat atensi dari sejumlah pihak yang mempercayakan penyaluran bantuan melalui organisasi tersebut. “Alhamdulillah, masyarakat banyak yang ingin berpartisipasi. Dalam waktu dekat, kami segera menyalurkan bantuan dalam bentuk barang,” kata Zein.

Rekening Donasi Dibuka

Melihat tingginya minat publik untuk membantu, PPMA membuka rekening donasi Bank Sumut 260 020 403 396 56 (kode bank 117) atas nama DPP PPMA. Dana yang masuk akan diprioritaskan untuk kebutuhan dasar para korban yang masih mengungsi.

Zein menekankan bahwa kontribusi masyarakat tidak harus melalui PPMA. “Yang penting bantuan itu sampai dan bermanfaat. Silakan menyalurkan melalui PPMA atau lembaga apa pun yang dianggap terpercaya,” ucapnya.

Ia berharap dukungan publik dapat meringankan beban warga terdampak bencana, mengingat kebutuhan di lapangan masih sangat besar dan proses pemulihan diperkirakan berlangsung lama.(Edi)