
WartaBerita.co.id – Salak | Meski belum lama usai rampung dikerjakan, kondisi aspal hotmix infrastruktur jalan raya yang menghubungkan Ulu Merah-Kuta Ujung-Lae Mbulan, Kecamatan Sitellu Tali Urang (STTU) Julu, Kabupaten Pakpak Bharat, kini telah mengalami kerusakan di sejumlah titik.
Hal itu diketahui, pasca kehadiran sejumlah anggota legislator dari Komisi II DPRD Pakpak Bharat beberapa waktu lalu ke lokasi, diantaranya Wakil Ketua, Muji Murahman Manik, Sekretaris Komisi, Marihot Munthe dan Darwis Boangmanalu.
Mereka meninjau langsung pekerjaan pemeliharaan peningkatan (rekontruksi) jalan penghubung antar desa tersebut yang ditangani oleh pihak PT ABSM.
“Pekerjaan belum maksimal. Amatan kami, permukaan hot mix sudah banyak yang mengelupas. Asumsi kami, saat pekerjaan menghampar, suhu hotmix sudah jauh berkurang atau berkurang,” sebut Manik.
Ditambahkan, pekerjaan rabat beton di sisi badan jalan, hingga kini juga belum rampung dikerjakan. Mereka mengaku kecewa dengan hasil pekerjaan tersebut.
Disebutkan Manik, tujuan Komisi tersebut hadir disana untuk memastikan proyek dimaksud tidak dikerjakan asal jadi. Karena menurutnya, infrastruktur transportasi darat itu merupakan akses penting bagi penduduk di Kuta Ujung dan Lae Mbulan.
Diakui Muji, pihaknya telah melakukan uji petik dengan Kabid Bina Marga dari Dinas PU Pakpak Bharat, Manotar Silalahi ST. “Pekerjaan kontruksi dalam pekerjaan (KDP). Artinya, progres masih 93 %,” kata Muji menirukan pernyataan Manotar.
Dikatakan, pembayaran volume pekerjaan sudah dilakukan sekitar 88 % dari total seluruh pembiayaan. “Untuk itu mari kita kawal dan awasi bersama-sama pembangunan jalan ini,” pungkasnya.
Dilain pihak, Muji menegaskan kepada instansi terkait supaya benar-benar melakukan monitoring atau pengawasan di setiap pekerjaan yang dilakukan para kontraktor. (Giahta Solin)












