
WartaBerita.co.id – Pakpak Bharat | Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Pakpak Bharat dan pemerintah setempat menggelar focus grup diskusi (FGD) terkait persiapan evaluasi penyelenggaraan statistik sektoral (EPSS) 2025 dan pendampingan penyusunan dokumentasi penyelenggaraan statistik 2024.
Kegiatan yang dilangsungkan kemarin di Aula Dinas Kominfo Pakpak Bharat tersebut merupakan rangkaian kegiatan EPSS 2024 yang telah selesai dilaksanakan.
Hasil EPPS tersebut menampilkan nilai indeks pembangunan statistik (IPS) Kabupaten Pakpak Bharat Tahun 2024 sebesar 1,92 dengan kategori cukup.
Sekaitan itu, diperlukan pendampingan pengumpulan bukti-bukti pendukung penyelenggaraan statistik sektoral yang akan dilaksanakan sebagai mitigasi pelaksanaan EPSS Tahun berikutnya.
Pihak otorita BPS mengatakan, data yang dihasilkan dari penyelenggaraan statistik sangat diperlukan untuk kegiatan pembangunan kedepannya. Data harus akurat, terpadu dan mutakhir. BPS sebagai leading sector penyelenggaraan akan berupaya meningkatkan literasi data untuk tujuan penguatan, pengelolaan dan pemanfaatan data dimaksud.
Pemutakhiran data bertujuan untuk ketersediaan Satu Data Indonesia (SDI), sehingga data akan lebih mudah diakses dan dibagipakaikan antar instansi pusat dan daerah.
SDI juga bertujuan demi mendorong keterbukaan dan transparansi data, sehingga akan mempermudah pelaksanaan perencanaan dan merumuskan kebijakan pembangunan. Penyusunan sistim statistik nasional (SSN) harus sesuai dengan regulasi.
Acara yang digelar kedua instansi tersebut dihadiri Para penanggungjawab dan pengelola data statistik dari seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) Kabupaten Pakpak Bharat. (Giahta Solin)












