
WartaBerita.co.id – Dairi | Dalam rangka mendukung realisasi Asta Cita Presiden Republik Indonesia, khususnya dalam memperkuat ekonomi rakyat, Pemerintah Kabupaten Dairi melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (Disperindagkop UMKM) menggelar Sosialisasi Percepatan Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Kabupaten Dairi pada Rabu (14/5/2025).
Kegiatan ini dihadiri oleh Bupati Dairi yang diwakili oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Suasta Ginting, Kadis Perindagkop Iwan Taruna Berutu, Kadis PMD Simon Tonny Malau, Pengurus Ikatan Notaris Indonesia Kabupaten Dairi/Pakpak Bharat, serta Pimpinan Bank Sumut dan BRI. Secara daring, juga hadir Asisten Deputi Kementerian Kemitraan dan Deputi Pengembangan Usaha Koperasi, Leonardi Pratama, Kadis KUMKM Provsu Naslindo Sirait, serta Sekda Dairi, Charles Bantjin, camat, lurah, dan kepala desa se-Kabupaten Dairi.
Dalam sambutannya yang dibacakan oleh Suasta Ginting, Bupati Dairi menekankan pentingnya penguatan ekonomi masyarakat di 161 desa dan 8 kelurahan di Kabupaten Dairi. Bupati menyatakan bahwa salah satu strategi yang penting adalah pembentukan koperasi sebagai wadah ekonomi kerakyatan dengan prinsip gotong royong, yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat desa.
“Melalui program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, kami berharap 169 desa dan kelurahan dapat segera membentuk koperasi. Dengan semangat kebangsaan dan kemandirian desa, kita dapat bersama-sama membangun ekonomi rakyat,” ungkap Bupati.
Sementara itu, Asisten Deputi Kementerian Kemitraan dan Deputi Pengembangan Usaha Koperasi, Leonardi Pratama, mengapresiasi langkah Pemkab Dairi dalam mendorong pembentukan koperasi. Menurutnya, koperasi yang dibentuk harus dikelola secara profesional, dengan prinsip dasar koperasi yang mengedepankan kesejahteraan masyarakat.
“Tujuan akhirnya adalah untuk mensejahterakan masyarakat. Koperasi ini juga diharapkan dapat mengurangi biaya produksi pertanian, memutus rantai rentenir, dan pinjol, demi keadilan sosial melalui penguatan ekonomi kerakyatan,” jelas Leonardi.
Sosialisasi ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang menyeluruh kepada pemangku kepentingan di desa dan kelurahan mengenai pentingnya koperasi, mekanisme pembentukannya, serta strategi pengelolaan yang profesional dan transparan. Dengan adanya koperasi desa/kelurahan Merah Putih, diharapkan dapat menciptakan masyarakat yang mandiri dan sejahtera.(Bernad)












