Bupati JTP Hutabarat Studi Pelayanan Publik ke Badung, Targetkan MPP Modern

Belajar dari Bali, Tapanuli Utara siapkan layanan publik terintegrasi dan berbasis digital.

Keterangan : Foto bersama.(Diskominfo)

WB – Badung | Bupati Tapanuli Utara Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, S.Si., M.Si., melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Badung, Provinsi Bali, Senin (9/3/2026), guna mempelajari pengembangan Mall Pelayanan Publik (MPP) serta menjajaki kolaborasi lintas sektor dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. Kunjungan ini menjadi bagian dari strategi Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara untuk menghadirkan layanan yang cepat, transparan, dan terintegrasi bagi masyarakat.

Rombongan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara diterima Asisten Administrasi Umum Pemkab Badung, Dr. I Wayan Wijana, S.Sos., M.Si., yang mewakili Bupati Badung, bersama sejumlah organisasi perangkat daerah seperti Dinas PMD, DPMPTSP, Dinas Perhubungan, Bappeda, Bapenda, serta jajaran TP PKK dan Posyandu.

Dalam pertemuan tersebut, Bupati Tapanuli Utara menegaskan bahwa pengalaman Pemerintah Kabupaten Badung dalam mengelola Mall Pelayanan Publik dengan 151 layanan terintegrasi menjadi referensi penting bagi pembangunan MPP di Tapanuli Utara. Ia menilai sistem pelayanan terpadu yang diterapkan Badung mampu memberikan kemudahan akses layanan kepada masyarakat sekaligus meningkatkan efisiensi birokrasi.

Selain mempelajari MPP, rombongan juga meninjau berbagai inovasi pelayanan publik, seperti pengelolaan UMKM terpusat, integrasi layanan Posyandu dengan MPP, serta sistem pengaduan masyarakat berbasis digital yang dapat diselesaikan dalam waktu 1×24 jam. Bupati juga melihat langsung pengelolaan sampah, tantangan kemacetan kawasan pariwisata, serta pengelolaan air bersih yang dilakukan dengan pendekatan kolaboratif antara pemerintah daerah dan masyarakat.

Menurut Bupati, terdapat kesamaan karakter antara masyarakat Badung dan Tapanuli Utara, terutama dalam kekuatan budaya dan potensi sektor pertanian. Hal ini menjadi peluang bagi Tapanuli Utara untuk mengadaptasi sistem pelayanan publik yang lebih modern, termasuk integrasi layanan kesehatan, administrasi, dan digitalisasi pelayanan.

Kunjungan diakhiri dengan peninjauan Gedung Mall Pelayanan Publik Pusat Pemerintahan Kabupaten Badung di Mengwi. Bupati berharap hasil studi tersebut dapat menjadi dasar perencanaan pembangunan MPP Tapanuli Utara yang lebih inovatif dan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kualitas pelayanan publik melalui kolaborasi antar daerah, sehingga tata kelola pemerintahan semakin efektif dan kesejahteraan masyarakat dapat meningkat secara berkelanjutan.(Bernad)