WartaBerita.co.id – Samosir | Peringatan Hari Perumahan Nasional (Hapernas) 2025 di Kabupaten Samosir menjadi momentum penting bagi pemerintah daerah dalam memikirkan arah pembangunan hunian masyarakat. Wakil Bupati Samosir, Ariston Tua Sidauruk, menegaskan perlunya kawasan pemukiman yang terintegrasi dengan tata ruang serta infrastruktur yang memadai.
“Masyarakat Samosir membutuhkan pemukiman yang terintegrasi dan dilengkapi fasilitas pendukung. Kami berharap pemerintah pusat, khususnya Kementerian PUPR, ikut mendorong terwujudnya cita-cita ini. Ini adalah mimpi besar kami,” ungkap Ariston saat menghadiri Hapernas di halaman Rusun RSUD Hadrianus Sinaga, Pangururan, Kamis (04/09).
Kegiatan tersebut digelar berkat kolaborasi antara Pemkab Samosir dengan Kementerian PUPR melalui Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan dan Kawasan Permukiman Sumatera II.
Ariston menambahkan, selain perhatian pemerintah pusat, perlu juga dukungan swasta serta keterlibatan tokoh agama dan masyarakat. Hal ini dinilai penting untuk mengatasi hambatan utama, yakni persoalan tanah adat yang masih mendominasi kepemilikan lahan di Samosir. “Harga tanah yang tinggi akibat status adat menjadi tantangan besar. Samosir harus bekerja keras agar dapat mendukung program pemerintah membangun tiga juta rumah layak huni,” tegasnya.
Menurutnya, idealnya rumah layak huni berada di kisaran Rp300 ribu per meter, jauh di bawah harga pasar saat ini. Karena itu, ia mengajak seluruh pihak bersinergi demi terwujudnya hunian terintegrasi. “Mari bersama-sama membangun pemukiman yang layak. Terima kasih kepada Kementerian PUPR atas perhatiannya untuk Samosir. Selamat Hari Perumahan Nasional, semoga masa depan lebih baik,” tutup Ariston.
Sementara itu, Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan dan Kawasan Permukiman Sumatera II, Wahyu Adi Satriawan, menekankan bahwa pembangunan kawasan pemukiman harus melihat aspek lingkungan dan kesehatan masyarakat. “Hunian bukan sekadar bangunan fisik, tapi juga menciptakan masyarakat yang peduli sosial dan sehat. Rusun RSUD Hadrianus Sinaga adalah salah satu bukti kerja sama yang berhasil,” ujarnya.
Wahyu juga mengajak para penerima bantuan rumah layak huni agar menjadi mitra aktif pemerintah. “Keberhasilan pembangunan kawasan perumahan tidak akan tercapai tanpa partisipasi masyarakat,” tambahnya.
Dalam rangkaian Hapernas 2025, dilakukan sejumlah kegiatan sosial, antara lain penanaman pohon, penyerahan bibit secara simbolis kepada penerima BSPS di beberapa desa, hingga aksi bersih lingkungan di Dusun I, Huta Silalahi, Desa Pardomuan I, Kecamatan Pangururan.
Turut hadir dalam acara tersebut Sekdakab Samosir Marudut Tua Sitinjak, Pabung 0210 TU G. Sebayang, jajaran pejabat OPD, Direktur RSUD Hadrianus Sinaga, para camat, serta perwakilan PKK dan Dharma Wanita.(VLS/Makkirim)












